Arema FC telah membawa Walisson Maia ke markas Persib meskipun sang pemain masih dalam pemulihan cedera patah tulang fibula. Manajemen memperkenalkan bek asal Brasil ini pada 5 Februari 2026, dan ia sudah mengikuti sesi latihan tim.
Arema FC mengantarkan 24 pemain ke Bandung untuk menghadapi pemuncak klasemen BRI Super League, Persib Bandung, pada 24 April 2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Namun, kehadiran Walisson yang baru dua bulan lalu mengalami cedera cukup mengejutkan banyak pihak.
Fisioterapis Arema, Reta Arroyan, menjelaskan bahwa Walisson dibawa untuk dipantau agar kondisinya terus diperhatikan oleh pelatih, mengingat ada kemungkinan ia pulih lebih cepat. Saat ini, ia baru bisa melakukan lari-lari kecil dan tampaknya belum bisa bermain melawan Persib.
Meski begitu, tim medis awalnya memperkirakan proses pemulihan Walisson akan memakan waktu selama enam bulan. Namun, perkembangan positif terlihat, di mana bek berusia 34 tahun ini pulih tanpa harus menjalani operasi, yang memberikan harapan bagi pelatih Arema.
Terlepas dari itu, tim pelatih Arema masih mengalami krisis di lini belakang akibat ketidakhadiran Walisson. Dalam pertandingan sebelumnya, gelandang asing yang menggantikan posisi bek tengah juga menunjukkan penampilan yang baik sehingga Arema berhasil mencatatkan cleansheet dalam dua laga terakhir.
Pelatih Marcos Santos menilai kehadiran Walisson dapat memperkuat lini pertahanan tim dan memungkinkan gelandang kembali ke posisi asalnya. Namun, ada risiko jika Walisson dimainkan, terutama berkenaan dengan kondisi fisiknya yang mungkin belum optimal akibat masa pemulihan yang singkat.
Penggunaan Walisson di lapangan bisa membawa dampak besar, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran apabila ia belum sepenuhnya fit dan berisiko mengalami cedera ulang. Pendapat tim medis menjadi pertimbangan penting sebelum memutuskan untuk menurunkannya di lapangan dalam waktu dekat.