Pertandingan dengan intensitas tinggi dijadwalkan bakal berlangsung dalam lanjutan pekan ke-29 BRI Super League musim 2025-2026. Malut United akan bertindak sebagai tuan rumah untuk menjamu tantangan dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Kamis malam (23/4/2026).
Kedua tim menatap laga ini dengan motivasi tinggi untuk bangkit setelah mendapatkan hasil yang mengecewakan pada pertandingan sebelumnya. Malut United baru saja menelan kekalahan telak 1-4 dari Bali United, sementara Persebaya juga harus menyerah dengan skor 1-2 saat bermain di kandang melawan Madura United.
Persiapan Skuad Bajul Ijo
Pelatih kepala Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, memilih untuk tetap bersikap realistis dalam menghadapi duel melawan Laskar Kie Raha tersebut. Fokus utamanya saat ini bukan hanya soal strategi serangan, melainkan memantau kondisi kesehatan serta tingkat kebugaran para pemain yang tersedia di dalam tim.
Juru taktik asal Portugal ini mengakui bahwa ia harus memeriksa secara saksama siapa saja penggawa yang benar-benar siap diturunkan untuk laga krusial ini. Pasalnya, beberapa pemain dilaporkan tidak menyelesaikan pertandingan sebelumnya dalam keadaan fisik yang prima akibat mengalami masalah kebugaran.
Tavares berharap ada kabar baik dari tim medis agar ia memiliki lebih banyak pilihan pemain untuk memperkuat komposisi tim di lapangan. Setelah kepastian kondisi pemain didapatkan, barulah dirinya akan mulai menyusun rencana taktis yang tepat untuk menghadapi tuan rumah.
Waspadai Kekuatan Kandang Malut United
Bermain di markas Malut United diyakini akan menjadi ujian yang sangat berat bagi tim tamu dari Surabaya. Selain tekanan hebat dari suporter di tribun, gaya permainan agresif yang sering ditampilkan tuan rumah menjadi ancaman nyata yang wajib diwaspadai oleh lini belakang Persebaya.
Bernardo Tavares menyatakan bahwa dirinya sangat memahami kekuatan Malut United yang dikenal sangat tangguh ketika bermain di depan publik sendiri. Menurutnya, lawan memiliki kualitas individu yang luar biasa serta pemain yang mampu menciptakan perbedaan melalui tembakan jarak jauh maupun transisi ofensif yang cepat.
Pelatih tersebut juga mengingatkan para pemainnya untuk memberikan perhatian khusus pada situasi bola mati atau set piece yang menjadi salah satu keunggulan tim lawan. Disiplin dalam bertahan dan fokus sepanjang laga menjadi kunci utama untuk meredam serangan-serangan berbahaya dari Malut United.
Statistik dan Kekuatan Pemain
Berdasarkan catatan statistik, Malut United memiliki rekam jejak yang cukup impresif saat berlaga di Stadion Gelora Kie Raha musim ini. Dari total 14 pertandingan kandang yang sudah dijalani, mereka berhasil mengamankan tujuh kemenangan penting untuk menjaga posisi di klasemen.
Namun, aspek konsistensi sedang menjadi masalah serius bagi tim tuan rumah setelah mereka melewati empat pertandingan terakhir tanpa kemenangan. Meskipun demikian, lini depan mereka tetap berbahaya dengan kehadiran sosok Ciro Alves yang tetap tajam meski timnya sedang mengalami tren negatif.
Ketajaman Ciro Alves akan menjadi tantangan besar bagi benteng pertahanan Persebaya Surabaya pada laga nanti. Selain Ciro, Malut United masih memiliki ancaman lain dari pergerakan cepat David da Silva serta visi bermain yang apik dari gelandang Tyronne del Pino.
Data Performa dan Pertemuan
| Kategori Statistik | Keterangan Data |
|---|---|
| Kemenangan Kandang Malut United | 7 Kemenangan dari 14 Laga |
| Tren Pertandingan Terakhir Malut United | 4 Laga Beruntun Tanpa Menang |
| Skor Pertemuan Putaran Pertama | Persebaya 2-1 Malut United |
| Pemain Kunci Malut United | Ciro Alves, David da Silva, Tyronne del Pino |
Jika menilik hasil pertemuan pada putaran pertama di Stadion Gelora Bung Tomo, Persebaya memang sempat unggul tipis dengan skor 2-1. Akan tetapi, Bernardo Tavares menyadari bahwa situasi kali ini jauh berbeda karena mereka tidak akan mendapatkan dukungan penuh dari ribuan Bonek secara langsung.
Keadaan skuat yang kini banyak dihantam cedera juga menjadi pembeda besar dibandingkan saat pertemuan pertama yang lalu. Pertandingan ini akan menjadi pembuktian bagi Francisco Rivera dan kawan-kawan untuk menunjukkan mentalitas juara di tengah tekanan publik Ternate.