Pelatih Timnas Vietnam U-17, Cristiano Roland, mengungkapkan keluh kesahnya mengenai kondisi persiapan tim menjelang pertandingan krusial melawan Timnas Indonesia U-17 dalam ajang Piala AFF U-17 2026. Skuad muda berjuluk The Golden Star tersebut terpaksa menjalani sesi latihan di bawah sengatan cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Surabaya pada Sabtu, 18 April 2026.
Sesi latihan yang berlangsung di Stadion Gelora 10 Nopember, Tambaksari, tersebut dilakukan sebagai persiapan akhir sebelum mereka menantang Garuda Muda di lapangan hijau. Berdasarkan pengamatan langsung di lokasi, anak asuh Cristiano Roland tetap menjalankan instruksi taktis meski harus berhadapan dengan kondisi lingkungan yang cukup menguras tenaga fisik para pemain.
Adaptasi di Tengah Suhu Tinggi Surabaya
Timnas Vietnam U-17 memulai aktivitas latihan mereka tepat pada pukul 14.00 WIB, saat matahari sedang berada di titik terik dengan suhu mencapai 34 derajat Celcius. Lokasi Surabaya yang berdekatan dengan wilayah pesisir utara memang membuat kota ini memiliki karakteristik suhu udara yang jauh lebih tinggi dibandingkan daerah lainnya.
Untuk mengantisipasi dampak buruk dari cuaca panas tersebut, staf kepelatihan Vietnam terlihat menyediakan stok minuman dalam jumlah yang sangat banyak bagi para pemain. Hal ini dilakukan demi memastikan hidrasi tubuh tetap terjaga sehingga kondisi fisik para pemain tidak menurun drastis sebelum pertandingan sesungguhnya dimulai.
| Detail Informasi | Keterangan |
|---|---|
| Lokasi Latihan | Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya |
| Waktu Latihan | 14.00 WIB |
| Suhu Udara | 34 Derajat Celcius |
| Jadwal Pertandingan | Pukul 19.30 WIB |
Meski harus berlatih dalam kondisi cuaca yang menantang, para penggawa Vietnam U-17 tetap menunjukkan profesionalisme dengan melahap seluruh menu latihan secara serius dan disiplin. Mereka menyadari bahwa menghadapi Indonesia bukan perkara mudah, meskipun Vietnam hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga posisi setelah meraih dua kemenangan di fase grup sebelumnya.
Keterbatasan Akses Lapangan Jadi Kendala
Cristiano Roland menjelaskan bahwa pemilihan waktu latihan siang hari sebenarnya bukan keinginan utama tim kepelatihan, mengingat laga melawan Indonesia baru akan digelar pada malam hari pukul 19.30 WIB. Perbedaan waktu yang mencolok antara jadwal latihan dan jam pertandingan ini dikhawatirkan dapat memengaruhi ritme fisik serta proses adaptasi pemain di lapangan.
Pelatih asal Portugal tersebut menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki banyak pilihan karena adanya keterbatasan akses penggunaan lapangan pada waktu malam hari di Surabaya. Roland menyatakan bahwa mau tidak mau para pemainnya harus segera beradaptasi dengan situasi tersebut agar persiapan tim tetap berjalan sesuai rencana yang telah disusun.
"Kami memang harus beradaptasi dengan kondisi yang ada sekarang. Namun, hari ini kami tidak mendapatkan akses lapangan untuk berlatih pada malam hari, sehingga latihan harus tetap dilaksanakan siang ini," ungkap Cristiano Roland.
Roland juga membandingkan situasi ini dengan persiapan mereka pada hari sebelumnya, di mana tim masih sempat merasakan atmosfer latihan saat kondisi matahari sudah terbenam. Sayangnya, jadwal yang tersedia menjelang laga kontra Indonesia memaksa mereka kembali ke lapangan saat suhu udara sedang berada pada level tertingginya.
Fokus pada Pemulihan dan Kebugaran Pemain
Prioritas utama tim pelatih saat ini adalah menjaga level kebugaran para pemain agar tetap prima hingga peluit pertama pertandingan dibunyikan besok malam. Roland menekankan bahwa latihan tetap merupakan kewajiban yang tidak bisa ditinggalkan, namun pendekatannya harus disesuaikan secara hati-hati dengan kondisi cuaca ekstrem di Surabaya.
Ia menambahkan bahwa dinamika dalam sebuah turnamen internasional seringkali memaksa sebuah tim untuk keluar dari zona nyaman dan menghadapi tantangan yang tidak terduga. Kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan situasi sulit seperti cuaca panas dan jadwal latihan yang tidak ideal menjadi kunci penting bagi kesuksesan Vietnam di Piala AFF U-17 tahun ini.
Pertandingan antara Timnas Indonesia U-17 melawan Vietnam U-17 diprediksi akan berlangsung sengit karena menjadi partai hidup-mati bagi kedua kesebelasan untuk menentukan nasib di turnamen. Sementara itu, pihak penyelenggara dan keamanan di Surabaya terus berupaya memastikan seluruh fasilitas pendukung bagi tim peserta dapat terpenuhi secara maksimal di tengah padatnya jadwal kompetisi.