Diduga Terpengaruh Gim Online, Siswi SD di Bali Nekat Lompat dari Lantai 3

Diduga Terpengaruh Gim Online, Siswi SD di Bali Nekat Lompat dari Lantai 3

Seorang siswi sekolah dasar berinisial KA (13) mengalami luka parah setelah nekat melompat dari lantai tiga Pasar Desa Serangan yang berlokasi di Denpasar Selatan, Bali. Aksi berbahaya yang dilakukan bocah tersebut sempat terekam kamera hingga videonya tersebar luas dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.

Iptu Azel Arisandi selaku Kanit Polsek Denpasar Selatan mengungkapkan bahwa dugaan sementara penyebab tindakan tersebut adalah pengaruh dari adegan dalam sebuah permainan daring. Hingga saat ini pihak kepolisian belum dapat memintai keterangan lebih lanjut karena kondisi korban yang masih menjalani masa pemulihan dan mengalami trauma berat.

Dugaan Inspirasi dari Game Omori

Berdasarkan hasil penyelidikan digital forensik, polisi menemukan indikasi bahwa korban sempat menari dengan iringan lagu berjudul My Time karya Bo En sebelum kejadian. Lagu tersebut diketahui identik dengan game Omori yang memiliki adegan tragis saat karakter utamanya melompat dari atas sebuah bangunan tinggi.

Analisis sementara menunjukkan bahwa korban kemungkinan besar mencoba membuat konten tren yang terinspirasi langsung dari mekanisme permainan tersebut. Peristiwa nahas ini berlangsung pada Minggu sore sekitar pukul 17.00 WITA di area sisi timur Pasar Desa Adat Serangan saat korban sedang berkumpul bersama teman-temannya.

Kondisi Kesehatan Korban

Awalnya teman-teman KA hanya bertugas merekam aksi joget korban, namun secara mendadak siswi tersebut berlari dan langsung menerjunkan diri dari ketinggian lantai tiga. Akibat aksi tersebut, korban sempat jatuh pingsan dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif.

Iptu Azel menjelaskan bahwa saat ini kesadaran korban telah berangsur pulih meskipun harus menderita luka fisik yang cukup fatal pada beberapa bagian tubuhnya. KA dilaporkan telah sukses menjalani prosedur operasi di RSUP Prof Ngoerah guna menangani patah tulang yang terjadi pada kedua kaki serta tangan kanannya.

Disclaimer:
Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber: www.cnnindonesia.com tanpa mengubah fakta pada artikel asli.