PSM Makassar akhirnya dapat menghela napas lega setelah berhasil memutus rangkaian hasil buruk dalam laga kandang pada kompetisi BRI Super League 2025/2026. Tim yang dijuluki Pasukan Ramang ini sukses mengamankan poin penuh saat bermain di depan publik sendiri di Stadion Gelora BJ. Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan.
Kemenangan krusial ini diraih Hilmansyah dan kawan-kawan saat menjamu Persik Kediri pada pertandingan pekan ke-29 yang berlangsung Kamis, 23 April 2026. PSM Makassar menyudahi perlawanan tim tamu dengan skor meyakinkan 3-1 sekaligus mengakhiri penantian panjang para pendukung setia mereka.
Akhiri Paceklik Kemenangan di Kandang
Sebelum keberhasilan menumbangkan Persik Kediri ini, kemenangan terakhir yang dirasakan PSM Makassar di Stadion Gelora BJ. Habibie terjadi cukup lama, yakni pada 21 November 2025. Pada pertandingan yang berlangsung sekitar lima bulan lalu tersebut, Juku Eja tampil perkasa dengan melibas PSBS Biak lewat skor telak 5-0.
Rasa syukur yang mendalam pun disampaikan oleh pelatih interim PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, dalam sesi konferensi pers sesudah pertandingan berakhir. Dirinya sangat berterima kasih kepada Tuhan karena setelah lima bulan lamanya, timnya bisa kembali merasakan manisnya kemenangan di rumah sendiri.
Sebagai informasi tambahan, pelatih PSM Makassar Tomas Trucha juga sempat membagikan berbagai pengalamannya selama berkarier di dunia sepak bola melalui program Bola Break. Dalam kesempatan tersebut, ia bercerita mengenai perjalanannya melatih di benua Afrika dan Asia, pandangannya terhadap potensi pemain muda, hingga ketertarikannya pada kekayaan kuliner khas Makassar.
Memperbaiki Posisi di Tabel Klasemen
Hasil positif melawan Persik Kediri ini tidak hanya memberikan kepuasan batin, tetapi juga memupuk harapan besar bagi PSM Makassar untuk tetap bertahan di kasta tertinggi musim depan. Tambahan tiga poin ini sangat krusial bagi misi mereka untuk menjauh dari zona degradasi BRI Super League 2025/2026.
Hingga saat ini, PSM Makassar menempati peringkat ke-13 dalam klasemen sementara dengan koleksi 31 poin dari 29 pertandingan yang telah dijalani. Meski posisi mereka sedikit terangkat, Yuran Fernandes dan kolega masih belum sepenuhnya aman dari ancaman turun kasta ke liga bawah.
Ahmad Amiruddin menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari dukungan kolektif seluruh elemen klub, mulai dari jajaran manajemen, pemain, hingga suporter. Ia menaruh harapan besar agar kemenangan ini menjadi momentum kebangkitan agar posisi PSM Makassar semakin membaik di sisa kompetisi musim ini.
Data Pertandingan Pekan ke-29
| Kategori Data | Keterangan Statistik |
|---|---|
| Skor Akhir Pertandingan | PSM Makassar 3 - 1 Persik Kediri |
| Lokasi Pertandingan | Stadion Gelora BJ. Habibie, Parepare |
| Waktu Kemenangan Kandang Sebelumnya | 21 November 2025 (vs PSBS Biak) |
| Durasi Penantian Menang di Kandang | 5 Bulan |
| Posisi Klasemen Sementara | Peringkat 13 |
| Total Poin Saat Ini | 31 Poin |
Perjuangan Berat Menaklukkan Macan Putih
Kapten tim PSM Makassar, Yuran Fernandes, memberikan pandangannya mengenai jalannya pertandingan yang berlangsung sangat sengit melawan skuad Macan Putih. Bek bertubuh jangkung tersebut mengakui bahwa tidaklah mudah untuk menundukkan Persik Kediri yang memberikan perlawanan cukup alot sepanjang laga.
Yuran mengungkapkan bahwa seluruh pemain telah menyadari pentingnya laga ini sejak awal dan tahu persis tugas yang harus dijalankan demi meraih tiga poin. Semangat juang dan kerja keras yang ditunjukkan para pemain di lapangan menjadi kunci utama keberhasilan mereka mencapai target kemenangan yang dicanangkan.
Pemain asal Cape Verde tersebut juga berkontribusi langsung melalui eksekusi penalti yang sempurna untuk membantu memastikan kemenangan timnya di hadapan suporter. Yuran menegaskan rasa bahagianya karena perjuangan kolektif tim akhirnya terbayar lunas dengan hasil yang maksimal pada akhir pertandingan tersebut.