Harga BBM di Bangladesh Naik 15 Persen Akibat Tak Mampu Lagi Menahan Beban Anggaran

Harga BBM di Bangladesh Naik 15 Persen Akibat Tak Mampu Lagi Menahan Beban Anggaran

Pemerintah Bangladesh secara resmi memutuskan untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) domestik dengan rentang kenaikan antara 10 hingga 15 persen. Kebijakan ini diambil sebagai respons atas lonjakan harga minyak mentah di pasar global serta pengetatan pasokan yang dipicu oleh konflik berkepanjangan di kawasan Timur Tengah.

Kementerian Energi Bangladesh melalui laporan Reuters pada Minggu (19/4/2026) merincikan bahwa harga bensin kini melonjak menjadi 135 taka atau setara US$ 1,10 per liter dari harga sebelumnya yang hanya 116 taka. Sementara itu, harga solar ditetapkan menjadi 115 taka per liter dan minyak tanah mengalami penyesuaian harga menjadi 130 taka per liter.

Penyebab Utama dan Tekanan Ekonomi

Para pejabat pemerintah setempat menegaskan bahwa langkah ini tidak terhindarkan akibat gangguan rantai pasokan serta membengkaknya biaya pengiriman dan asuransi impor. Situasi tersebut semakin diperburuk oleh lonjakan harga minyak mentah dunia yang terjadi selama tujuh minggu terakhir akibat dampak peperangan di Iran.

Sebagai negara yang mengandalkan impor untuk memenuhi kebutuhan energi nasional, kenaikan harga ini memberikan tekanan hebat terhadap cadangan devisa Bangladesh yang jumlahnya kian menipis. Pemerintah sebelumnya telah berupaya menahan laju harga melalui pemberian subsidi, penundaan penyesuaian tarif, hingga pengendalian stok secara ketat, namun upaya tersebut tidak lagi memadai.

Dampak Sektor Domestik dan Pembiayaan Eksternal

Guna mengamankan pasokan energi jangka panjang, pemerintah Bangladesh dilaporkan telah mengajukan pembiayaan eksternal dengan nilai mencapai lebih dari US$ 2 miliar. Penyesuaian harga terbaru ini diprediksi akan memicu inflasi tinggi, khususnya pada sektor transportasi dan pertanian yang sangat bergantung pada penggunaan bahan bakar jenis diesel.

Peningkatan biaya operasional tersebut berpotensi besar mengerek harga pangan serta meningkatkan beban biaya hidup masyarakat secara keseluruhan di tengah ketidakpastian pasar global. Dengan kebijakan ini, Bangladesh menyusul deretan negara lain yang terpaksa menyesuaikan tarif energi domestik demi menjaga stabilitas ekonomi nasional dari gejolak harga minyak dunia.

Rincian Perubahan Harga BBM Bangladesh

Jenis Bahan Bakar Harga Lama (Taka/Liter) Harga Baru (Taka/Liter)
Bensin 116 135
Solar Tidak Disebutkan 115
Minyak Tanah Tidak Disebutkan 130

Disclaimer:
Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber: finance.detik.com tanpa mengubah fakta pada artikel asli.