Berita terbaru menyebutkan bahwa setelah peluncuran global pada Januari 2025, Apple AirTag generasi ke-2 kini resmi tersedia di Indonesia. Aksesori pelacak ini sudah dapat ditemukan di situs distributor resmi Apple di tanah air.
Pantauan oleh KompasTekno pada Jumat, 17 April 2026, menunjukkan bahwa harga untuk satu unit AirTag generasi kedua dibanderol sebesar Rp 599.000. Meskipun umumnya pembelian paket empat unit akan lebih hemat, namun harga untuk paket 4 unit belum diungkapkan di situs resmi distributor.
AirTag generasi kedua merupakan update dari versi sebelumnya dengan berbagai peningkatan, terutama pada jangkauan operasi dan kemampuan audio. Peningkatan ini dirancang untuk memudahkan pemakai dalam menemukan barang-barang yang hilang dengan akurasi yang lebih baik.
Spesifikasi AirTag Generasi Ke-2
AirTag generasi kedua kini dilengkapi dengan speaker yang lebih keras, dengan volume 50 persen lebih tinggi dibanding versi sebelumnya. Untuk meningkatkan jangkauan pencarian, Apple menyematkan chip Ultra Wideband (UWB) generasi kedua yang telah diperbarui, memungkinkan pengguna untuk melakukan pelacakan lebih jauh.
Apple mengklaim bahwa chip UWB generasi 2 mendukung fitur Precision Finding dapat beroperasi hingga 50 persen lebih akurat dan jauh dibanding pendahulunya. Selain itu, chip Bluetooth yang diperbaharui juga berkontribusi dalam meningkatkan jarak deteksi AirTag generasi kedua.
Pada kesempatan ini, fitur Precision Finding juga dapat diakses langsung dari perangkat Apple Watch, khususnya pada Apple Watch seri 9 dan yang lebih baru, termasuk Apple Watch Ultra 2. Fitur tersebut membutuhkan WatchOS 26.2.1 untuk dapat berfungsi.
Selain peningkatan jangkauan, speaker baru pada AirTag generasi ke-2 juga membuatnya 50 persen lebih keras, sehingga memudahkan pengguna untuk menemukannya melalui suara. Kemampuan ini tentunya sangat membantu bagi pengguna yang ingin segera menemukan AirTag mereka.
Fitur dan Privasi AirTag
Produk ini juga dilengkapi dengan fitur berbagi lokasi yang memungkinkan pengguna membagikan informasi lokasi AirTag secara sementara kepada kontak terpercaya. Fitur ini juga berlaku untuk pihak ketiga, seperti mitra maskapai penerbangan yang telah terhubung dengan lebih dari 50 maskapai.
AirTag generasi ke-2 ditenagai dengan baterai koin CR2032 yang dapat diganti, dengan Apple menjamin masa pakainya lebih dari satu tahun dalam sekali penggunaan. Dari sisi privasi, Apple menekankan bahwa hanya pemilik atau pihak yang diberikan izin yang dapat mengakses lokasi AirTag tersebut.
Data lokasi diklaim tidak disimpan di perangkat, melainkan dienkripsi dan dikelola melalui jaringan Find My. Selain itu, AirTag generasi terbaru dibuat lebih ramah lingkungan dengan penggunaan plastik daur ulang sebesar 85 persen pada penutup dan kemasan yang terbuat dari serat 100 persen.