Persik Kediri berhasil mengamankan kemenangan krusial saat menjamu Persita Tangerang dalam lanjutan pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 yang berlangsung pada Minggu (19/04/2026) sore WIB. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Brawijaya, Kediri, tim tuan rumah menyudahi perlawanan tim tamu dengan keunggulan tipis satu bola.
Kemenangan dengan skor akhir 1-0 ini memberikan tambahan tiga poin yang sangat berharga bagi Persik Kediri untuk menjauhkan diri dari ancaman zona degradasi. Berkat hasil positif tersebut, tim berjuluk Macan Putih kini menduduki peringkat ke-12 di papan klasemen sementara dengan koleksi total 33 poin.
Tren Negatif Persita Tangerang Terus Berlanjut
Kondisi kontras justru dialami oleh Persita Tangerang yang performanya semakin merosot setelah menelan hasil mengecewakan di Stadion Brawijaya tersebut. Skuad asuhan Carlos Pena tercatat selalu menderita kekalahan dalam tiga pertandingan terakhir yang mereka jalani secara berturut-turut.
Persik Kediri berhasil memecah kebuntuan dan membuka keunggulan mereka pada menit ke-20 melalui skema serangan yang terencana dengan baik. Berawal dari inisiatif Muhamad Firli, ia melepaskan umpan silang akurat yang kemudian disambut dengan sundulan keras oleh Jon Toral yang berdiri bebas tanpa kawalan pemain lawan.
Jalannya Pertandingan dan Peluang Emas
Memasuki menit ke-30, Persita Tangerang sebenarnya memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan dan mengubah jalannya pertandingan. Melalui umpan tarik yang dikirimkan oleh Rayco Rodriguez, bola mengarah tepat kepada Pablo Ganet yang langsung melepaskan tembakan ke arah gawang.
Namun, upaya tim Pendekar Cisadane tersebut gagal membuahkan hasil berkat penampilan gemilang penjaga gawang Persik, Leonardo Navacchio, yang melakukan penyelamatan krusial. Meskipun kedua kesebelasan saling jual beli serangan untuk menambah pundi-pundi gol, skor 1-0 tetap bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama.
Sorotan menarik juga tertuju pada performa impresif Hokky Caraka, meskipun sebelumnya ia sempat tampil luar biasa saat Persita mengalahkan Persik dengan skor telak 3-0 pada pertemuan lain. Penyerang muda andalan Timnas Indonesia itu kala itu berhasil mencatatkan namanya di papan skor sebanyak dua kali, termasuk satu gol salto yang spektakuler.
Perubahan Strategi di Babak Kedua
Memasuki interval babak kedua, pelatih Persita, Carlos Pena, mencoba mengubah taktik dengan melakukan rotasi pemain guna menyegarkan alur serangan timnya. Ia memutuskan untuk menarik keluar Bae Sin-yeong dan memasukkan Ramon Bueno guna memperkuat lini tengah di awal paruh kedua tersebut.
Upaya untuk menambah daya gedor terus dilakukan oleh tim tamu, salah satunya dengan memasukkan Dejan Racic untuk menggantikan Ahmad Nur Hardianto pada menit ke-71. Kendati demikian, pertahanan disiplin yang ditunjukkan oleh Persik Kediri membuat usaha Persita maupun serangan balik tuan rumah tidak menghasilkan gol tambahan.
Skor 1-0 untuk kemenangan Persik Kediri tetap tidak berubah hingga laga usai, yang sekaligus menjadi pembalasan atas kekalahan mereka pada putaran pertama. Setelah pertandingan ini, Persik dijadwalkan akan bertandang ke markas PSM Makassar pada 23 April mendatang, sementara Persita akan menjamu Bali United di kandang sendiri.
Data Statistik dan Susunan Pemain
| Posisi | Persik Kediri (4-2-3-1) | Persita Tangerang (4-2-3-1) |
|---|---|---|
| Kiper | Leonardo Navacchio | Igor Rodriguez |
| Belakang | Kadek Rendy, Al Hamra Hehanussa, Muhamad Firli, Vava Mario Yagalo | Muhammad Toha, Javlon Guseynov, Tamirlan Kozubaev, Mario Jardel |
| Tengah | Imanol Garcia Lugea, Telmo Castanheira, Adrian Luna, Jon Toral, Ernesto Gomez | Pablo Ganet, Bae Sin Yeong, Rayco Rodriguez, Eber Bessa, Hokky Caraka |
| Depan | Jose Enrique | Ahmad Nur Hardianto |
| Pelatih | Marcos Reina | Carlos Pena |
Hasil ini menjadi modal penting bagi Marcos Reina dalam menjaga stabilitas performa tim di sisa musim kompetisi BRI Super League. Sementara itu, bagi Carlos Pena, kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah besar untuk segera memutus rantai kekalahan dan mengembalikan kepercayaan diri para pemainnya.