Juru bicara Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK), Husain Abdullah, menegaskan kembali peran strategis JK sebagai pembuka jalan politik bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi). Husain memberikan klarifikasi ini sebagai pengingat sejarah bagi para pendukung setia Jokowi mengenai proses panjang yang membawa mantan Wali Kota Solo tersebut ke puncak kekuasaan nasional.
Husain menyampaikan hal tersebut dalam sebuah dialog di televisi untuk meyakinkan seluruh loyalis Jokowi bahwa JK memiliki andil besar dalam keberhasilan karier politik sang presiden. Menurutnya, setiap pencapaian dalam kontestasi politik pasti melewati proses tertentu dan di sanalah posisi JK berperan krusial pada masa awal transisi kepemimpinan Jokowi.
Proses Lobi Politik dan Dukungan Logistik
Dukungan besar ini berawal saat JK merasa terkesan dengan visi yang dipaparkan Jokowi dalam sebuah seminar di Semarang hingga akhirnya melakukan lobi politik intensif. Langkah ini bertujuan meyakinkan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, agar bersedia mengusung Jokowi untuk berlaga di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta kala itu.
JK dikabarkan tidak hanya membukakan jalan politik, tetapi juga turun tangan langsung dalam memenuhi segala kebutuhan operasional kampanye selama di Jakarta. Husain menganalogikan peran ini sebagai bagian pembukaan dalam sebuah konstitusi atau undang-undang yang menjadi landasan bagi bab-bab selanjutnya dalam karier politik Jokowi.
Dalam persiapannya, JK mengajak rekan-rekannya untuk membantu menyediakan logistik, menunjuk konsultan politik, hingga memfasilitasi kebutuhan mendasar lainnya yang diperlukan oleh Jokowi. Hal ini dilakukan sebagai bentuk totalitas dukungan JK guna memastikan gerbang karier politik Jokowi di level nasional dapat terbuka dengan lebar dan sukses.
Respons Terhadap Tudingan Relawan
Pernyataan tegas yang disampaikan JK belakangan ini dipicu oleh rasa tidak nyaman akibat serangan serta tudingan miring dari sejumlah oknum relawan di media sosial. Beberapa pihak menuduh JK sebagai penyokong dana atau donatur aksi massa tertentu, sebuah tudingan yang dianggap tidak berdasar dan sangat memojokkan posisinya.
Husain menekankan bahwa JK tidak memiliki masalah pribadi dengan Jokowi, melainkan hanya menyayangkan sikap pendukung yang seolah melupakan sejarah perjalanan politik tersebut. Melalui pernyataannya, JK ingin mengingatkan kembali bahwa dirinya adalah sosok yang pertama kali membawa Jokowi berkompetisi di panggung politik ibu kota.
Sebelumnya, JK sempat menyinggung perannya dalam memuluskan jalan Jokowi menjadi pemimpin negara sembari memberikan perbandingan yang menyentil pihak-pihak tertentu. Menanggapi klaim tersebut, Jokowi memberikan respons santai saat berada di Solo dengan menyatakan bahwa dirinya hanyalah orang biasa yang berasal dari kampung.