Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, secara resmi mengumumkan bahwa jemaah haji kloter pertama mulai memasuki asrama haji pada hari Selasa, 21 April 2026. Berdasarkan keterangan resminya, rombongan perdana tersebut dijadwalkan terbang menuju Madinah, Arab Saudi pada keesokan harinya.
Irfan menjelaskan dalam sesi wawancara dengan CNN Indonesia TV bahwa persiapan keberangkatan ini telah dipastikan melalui jadwal yang sudah ditetapkan. Ia mengonfirmasi bahwa setelah masuk asrama hari ini, lusa atau esok hari mereka akan langsung diberangkatkan ke Madinah.
Keputusan terkait jadwal pemberangkatan ini telah melalui proses pemantauan yang sangat intensif oleh pemerintah Indonesia terhadap dinamika keamanan di Timur Tengah. Langkah ini diambil guna memastikan bahwa proses perjalanan ibadah para jemaah tetap berjalan sesuai rencana meskipun terdapat situasi geopolitik yang fluktuatif.
Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi khusus agar keselamatan dan keamanan seluruh jemaah Indonesia menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar. Irfan menegaskan bahwa segala keputusan yang diambil pemerintah selalu berlandaskan pada pertimbangan keamanan maksimal bagi para jemaah selama di perjalanan maupun di Tanah Suci.
Sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga keamanan, pemerintah memutuskan untuk melipatgandakan jumlah petugas perlindungan jemaah hingga mencapai 100 persen dibandingkan sebelumnya. Peningkatan personil ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan penanganan yang lebih cepat terhadap berbagai potensi kendala di lapangan.
Selain penambahan personil keamanan, Kementerian Haji dan Umrah juga telah menyiapkan sebanyak 3.000 petugas haji untuk melayani jemaah sepanjang musim haji tahun ini. Seluruh petugas tersebut telah menjalani rangkaian program pelatihan intensif guna memastikan kualitas pelayanan yang diberikan kepada jemaah berada pada level terbaik.
Irfan memaparkan bahwa para petugas tersebut telah dididik selama 20 hari secara langsung di asrama haji ditambah dengan 10 hari pelatihan berbasis daring. Kesiapan yang matang ini menjadi modal utama pemerintah dalam mengawal proses ibadah haji agar berjalan dengan lancar dan tertib.
Di samping jaminan keselamatan fisik, pemerintah Indonesia juga memberikan kepastian dari sisi finansial terkait adanya kenaikan harga bahan bakar pesawat atau avtur. Irfan memastikan bahwa fluktuasi harga avtur tersebut tidak akan memberikan beban tambahan bagi biaya yang harus dibayarkan oleh para calon jemaah haji.
Menteri menegaskan bahwa tidak akan ada kenaikan biaya satu persen pun yang dibebankan kepada jemaah akibat perubahan harga komponen penerbangan tersebut. Kebijakan ini diambil untuk memberikan ketenangan bagi jemaah sehingga mereka dapat fokus sepenuhnya pada pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
Sesuai dengan linimasa yang ada, jemaah haji gelombang pertama akan diterbangkan dari Indonesia menuju Madinah pada hari Rabu, 22 April 2026. Sementara itu, untuk jemaah yang tergabung dalam gelombang kedua, proses pemberangkatan menuju Makkah direncanakan baru akan dimulai pada tanggal 7 Mei 2026.
Rincian Jadwal Perjalanan Haji 2026
| Fase Kegiatan | Tanggal Pelaksanaan | Detail Keterangan Perjalanan |
|---|---|---|
| Keberangkatan | 21 April 2026 | Seluruh jemaah haji mulai memasuki asrama haji |
| Keberangkatan | 22 April 2026 | Awal pemberangkatan gelombang I dari Indonesia ke Madinah |
| Keberangkatan | 1 Mei 2026 | Awal pemberangkatan gelombang I dari Madinah menuju Makkah |
| Keberangkatan | 6 Mei 2026 | Batas akhir pemberangkatan gelombang I dari Indonesia ke Madinah |
| Keberangkatan | 7 Mei 2026 | Awal pemberangkatan gelombang II dari Indonesia menuju Jeddah |
| Keberangkatan | 15 Mei 2026 | Batas akhir pergerakan gelombang I dari Madinah ke Makkah |
| Keberangkatan | 21 Mei 2026 | Batas akhir kedatangan gelombang II di Bandara KAAIA Jeddah |
| Puncak Haji | 25 Mei 2026 | Mobilisasi jemaah haji dari Makkah menuju Arafah |
| Puncak Haji | 26 Mei 2026 | Pelaksanaan Wukuf di Padang Arafah |
| Puncak Haji | 27 Mei 2026 | Perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah |
| Puncak Haji | 28 - 30 Mei 2026 | Hari Tasyriq I, II (Nafar Awal), dan III (Nafar Tsani) |
| Kepulangan | 1 Juni 2026 | Awal kedatangan jemaah haji gelombang I kembali di Indonesia |
| Kepulangan | 7 Juni 2026 | Awal pergerakan jemaah gelombang II dari Makkah ke Madinah |
| Kepulangan | 15 Juni 2026 | Batas akhir kepulangan gelombang I dari Jeddah ke Tanah Air |
| Kepulangan | 16 Juni 2026 | Tahun Baru Hijriah 1448 H dan awal pemulangan gelombang II dari Madinah |
| Kepulangan | 21 Juni 2026 | Batas akhir pemberangkatan jemaah gelombang II dari Makkah ke Madinah |
| Kepulangan | 30 Juni 2026 | Akhir proses pemulangan jemaah gelombang II dari Madinah ke Indonesia |
| Kepulangan | 1 Juli 2026 | Batas akhir kedatangan seluruh jemaah gelombang II di Tanah Air |
Informasi jadwal ini menjadi acuan utama bagi jemaah dan keluarga dalam memantau setiap tahapan prosesi haji dari awal hingga akhir. Seluruh rangkaian kegiatan ini telah disusun secara sistematis oleh kementerian untuk menjamin kenyamanan seluruh jemaah Indonesia.