Lebih dari 200 Siswa TK dan SD Al Azhar Berkompetisi di Final Felka 2026, Ajang Lomba Kurasi Puspresnas

Lebih dari 200 Siswa TK dan SD Al Azhar Berkompetisi di Final Felka 2026, Ajang Lomba Kurasi Puspresnas

Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar kembali menyelenggarakan kompetisi tahunan bergengsi bertajuk Festival Lomba dan Kreasi Al Azhar (Felka) 2026 pada Jumat, 17 April 2026. Ajang ini melibatkan peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan mulai dari tingkat TK, SD, hingga SMP yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pada kategori Taman Kanak-kanak (TK), terdapat enam jenis perlombaan yang diujikan meliputi pildacil, tahfidz, adzan, menyanyi solo, berkisah, hingga seni tari. Sementara itu, jenjang Sekolah Dasar (SD) menghadirkan 13 mata lomba yang lebih variatif seperti coding scratch, baca puisi, MHQ, MTQ, gambar bercerita, dan berbagai lomba seni lainnya.

Kepala SD Islam Al Azhar 1 Kebayoran Baru, Nardiyanto M.Pd, menjelaskan bahwa tahun ini merupakan penyelenggaraan keenam di mana sekolahnya dipercaya menjadi tuan rumah pelaksana. Menurutnya, Felka tidak hanya bertujuan sebagai wadah pengembangan bakat dan minat, tetapi juga untuk memupuk jiwa kompetisi serta mempererat tali silaturahmi antarwarga Al Azhar.

Partisipasi Luas Siswa Al Azhar Seluruh Indonesia

Peserta Felka 2026 mencakup siswa Al Azhar dari berbagai wilayah di Indonesia tanpa membatasi tingkatan kelas tertentu selama mereka terdaftar sebagai murid resmi YPI Al Azhar. Nurdiyanto menegaskan bahwa setiap anak diberikan kesempatan yang sama untuk menjadi utusan sekolah demi mengembangkan potensi diri sejak usia dini.

Tercatat sebanyak 867 siswa tingkat SD dan 278 murid TK mendaftarkan diri dalam ajang kompetisi berskala nasional ini melalui tahapan seleksi awal. Sebelum mencapai babak final, para peserta terlebih dahulu harus melewati proses penyisihan yang dilakukan secara daring untuk menyaring talenta terbaik.

Jenjang Pendidikan Jumlah Pendaftar Awal Jumlah Finalis Luring
Sekolah Dasar (SD) 867 Siswa 150 Siswa
Taman Kanak-kanak (TK) 278 Siswa 139 Siswa

Sebanyak sepuluh peserta terbaik dari setiap kategori kemudian berhak melaju ke babak final yang digelar secara tatap muka di SD Islam Al Azhar 1 Kebayoran Baru. Para pemenang nantinya akan dianugerahi trofi, piagam penghargaan, serta uang pembinaan sebagai apresiasi atas prestasi yang telah mereka raih.

Selain penghargaan tersebut, para juara di setiap mata lomba akan mendapatkan pembinaan lanjutan agar siap berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi. Mereka dipersiapkan untuk menjadi delegasi Al Azhar dalam Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) yang diselenggarakan oleh Kemendikdasmen.

Sertifikat Terkurasi Pusat Prestasi Nasional

Kepala Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah YPI Al Azhar, Dra Ai Kiki Rokibah, menegaskan bahwa Felka merupakan ajang prestasi yang telah memenuhi standar nasional. Keunggulan utamanya adalah status kegiatan ini yang telah terdaftar dan terkurasi oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) di bawah naungan Kemendikdasmen.

Hal ini memberikan nilai tambah bagi para pemenang karena sertifikat yang mereka peroleh memiliki validitas kuat sebagai bukti pendukung prestasi akademik maupun non-akademik. Dokumen tersebut dapat dimanfaatkan oleh para siswa untuk melanjutkan jenjang pendidikan melalui jalur prestasi atau sebagai syarat pengajuan beasiswa di masa depan.

Ai Kiki menjelaskan bahwa sebagai penyelenggara, pihaknya memastikan seluruh instrumen lomba, mulai dari juri nasional hingga petunjuk teknis, telah sesuai standar pemerintah. Dengan standarisasi yang ketat, kualitas juara yang dihasilkan dari Felka dipastikan setara dengan pemenang lomba resmi yang diadakan langsung oleh kementerian.

Kesuksesan para peserta juga tidak lepas dari dukungan penuh pihak sekolah yang menyediakan guru pendamping serta pelatih ahli di bidang masing-masing. Dukungan moril dan materiil dari orang tua siswa yang tergabung dalam Jamiah atau komite sekolah juga memegang peranan krusial dalam kelancaran kompetisi.

Harapan dan Motivasi Peserta Final

Salah satu peserta kompetisi Dai Cilik, Shafa Queensha Purwandana, berbagi pengalamannya mengenai ketertarikannya mengikuti lomba ini karena terinspirasi oleh para dai hebat. Siswi yang akrab disapa Queensha ini telah melakukan persiapan intensif selama tiga bulan sebelum hari perlombaan tiba agar bisa tampil maksimal.

Meskipun harus berlatih di luar jam pelajaran sekolah, Queensha mengaku tetap menikmati proses tersebut karena dilakukan bersama rekan-rekan sejawatnya. Ia merasa suasana latihan yang menyenangkan membuat beban persiapan menjadi lebih ringan dan justru menambah semangat dalam mendalami materi tausiyahnya.

Ia tidak memungkiri adanya tantangan dalam mengatur waktu, namun bimbingan dari guru-gurunya membantu mengatasi kendala tersebut melalui sesi motivasi dan diskusi. Dukungan emosional dari para pengajar diakui sangat membantu dalam menjaga fokus serta kepercayaan dirinya saat menghadapi babak final di tingkat nasional.

Sebagai perwakilan dari SD Islam Al Azhar 1 Kebayoran Baru, Queensha memiliki ambisi besar untuk meraih gelar juara pertama dalam kategorinya. Harapan terbesarnya adalah dapat memberikan kontribusi poin yang signifikan bagi sekolahnya agar bisa dinobatkan sebagai juara umum dalam perhelatan Felka tahun ini.

Disclaimer:
Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber: www.detik.com tanpa mengubah fakta pada artikel asli.