Fenomena banjir dengan air berwarna merah pekat sempat menggemparkan warga Solo pada Jumat (17/4) lalu. Dalam rekaman video yang beredar luas, terlihat penduduk setempat terpaksa menerjang genangan air berwarna merah tua tersebut untuk beraktivitas.
Kondisi yang tidak biasa ini sempat memicu kekhawatiran mendalam di kalangan masyarakat terkait potensi adanya kandungan limbah kimia yang berbahaya. Akan tetapi, otoritas berwenang segera memberikan klarifikasi bahwa perubahan warna mencolok tersebut murni disebabkan oleh pewarna pakaian yang hanyut terbawa arus banjir.
Kejadian ini bermula ketika hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Solo dan sekitarnya dalam durasi yang cukup lama. Hal tersebut mengakibatkan volume air meningkat drastis hingga menyebabkan sejumlah anak sungai Bengawan Solo di kawasan itu meluap ke pemukiman.