Saat menyaksikan konser, sering kali momen berharga gagal tertangkap kamera dengan sempurna karena berbagai kendala teknis maupun situasi lapangan. Hal ini biasanya terjadi ketika penonton terlambat menekan tombol rana saat kembang api meledak atau saat ada tangan penonton lain yang tiba-tiba menghalangi pandangan kamera.
Samsung berupaya mengatasi persoalan tersebut melalui fitur AI Eraser dengan opsi baru bernama "create" yang tertanam pada perangkat Galaxy S26 Ultra. Teknologi canggih dalam Galaxy AI ini memungkinkan pengguna untuk menambahkan elemen visual baru ke dalam foto hanya dengan memberikan instruksi melalui teks.
Keandalan fitur ini dibuktikan langsung oleh Galuh Putri Riyanto, jurnalis KOMPAS.com, ketika meliput konser BTS World Tour Arirang di Korea Selatan pada 12 April 2026. Melalui alat ini, momen kembang api yang sempat terlewat bisa dimunculkan kembali ke dalam bingkai foto secara digital.
Selain menambah objek, pengguna juga dapat mengubah suasana langit yang tampak datar menjadi lebih dramatis dengan warna sunset ungu kemerahan. Keajaiban teknologi ini juga sangat efektif untuk kebutuhan praktis seperti menghapus gangguan photobomb dari penonton lain yang merusak komposisi gambar.
Menariknya, seluruh proses penyuntingan ini dilakukan sepenuhnya di dalam perangkat tanpa memerlukan instalasi aplikasi tambahan dari pihak ketiga. Pengguna hanya membutuhkan koneksi internet untuk menikmati fasilitas ini secara cuma-cuma melalui ikon bintang yang tersedia di dalam aplikasi galeri ponsel.
Fitur "create" pada AI Eraser ini merupakan bagian dari Photo Assist yang kini sudah mendukung sistem natural language editing untuk kemudahan operasional. Melalui sistem ini, pengguna cukup mengetikkan perintah sederhana dengan gaya bahasa sehari-hari guna melakukan modifikasi pada foto mereka.
Sebagai contoh, tim KompasTekno bisa memasukkan instruksi seperti "hapus orang di belakang" atau "tambahkan kembang api" pada foto konser BTS di Korea Selatan. Instruksi tersebut bahkan dapat diproses dalam bahasa Indonesia, sehingga sangat memudahkan bagi para pengguna lokal di tanah air.
Sistem cerdas Samsung akan mengolah gambar secara otomatis dengan menyesuaikan pencahayaan, gradasi warna, hingga bayangan agar elemen tambahan tetap terlihat realistis. Hasil editan Galaxy AI pada Samsung S26 Ultra terbukti mampu mengubah suasana sebelum konser yang monoton menjadi jauh lebih estetik.
Selain untuk menambah objek, AI Eraser tetap menjadi andalan utama pengguna untuk menyingkirkan benda-benda yang dianggap mengganggu keindahan di dalam foto. Hasil akhir dari proses penyuntingan ini tetap terjaga dalam kualitas tinggi atau HD dengan tampilan yang terlihat sangat natural.
Pendekatan berbasis kecerdasan buatan ini membuat alur kerja penyuntingan foto terasa jauh lebih cepat dan sangat praktis bagi para penikmat konser. Pengguna tidak lagi perlu memindahkan data ke perangkat laptop atau membuka perangkat lunak penyuntingan yang rumit karena semua beres dalam hitungan detik.
Dalam situasi konser yang dinamis, kehadiran fitur semacam ini sangat relevan mengingat kondisi lapangan sering kali tidak ideal bagi fotografer amatir. Dengan fitur AI Eraser opsi create, ketergantungan pengguna terhadap momen instan yang berhasil ditangkap oleh sensor kamera kini mulai berkurang.
Kini pemilik ponsel memiliki kontrol lebih besar untuk menyempurnakan hasil jepretan mereka demi menciptakan suasana yang lebih dramatis bahkan setelah acara berakhir. Kabar baiknya, kecanggihan penyuntingan AI ini tidak terbatas pada varian Ultra saja, melainkan tersedia di seluruh jajaran Samsung Galaxy S26 series.
Hal ini memungkinkan lebih banyak orang untuk mengeksplorasi kreativitas mereka, baik untuk keperluan dokumentasi konser maupun untuk foto perjalanan dan harian. Cakupan penggunaan fitur ini sangat luas dan fleksibel untuk meningkatkan kualitas visual pada berbagai skenario pemotretan yang dilakukan pengguna.
Sebagai bentuk komitmen terhadap aspek transparansi, Samsung akan secara otomatis menyematkan tanda air bertuliskan "AI generated content" pada setiap foto hasil olahan. Label tersebut tidak hanya muncul secara visual pada gambar, tetapi juga akan tercatat di dalam metadata file foto tersebut.
Kecanggihan fitur AI Eraser opsi create ini juga dapat disaksikan secara langsung melalui unggahan video pendek yang tersedia di akun media sosial resmi. Inovasi ini menegaskan posisi Samsung dalam menghadirkan teknologi yang membantu pengguna mendapatkan hasil foto terbaik di setiap kondisi.