Persik Kediri sukses mengamankan kemenangan krusial saat menjamu Persita Tangerang dalam lanjutan pekan ke-28 BRI Super League musim 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Brawijaya pada Minggu (19/4/2026) tersebut menjadi panggung adu taktik antara dua juru taktik berkebangsaan Spanyol, yakni Marcos Reina dan Carlos Pena.
Dalam laga yang berlangsung sengit tersebut, tim berjuluk Macan Putih berhasil memetik kemenangan tipis dengan skor akhir 1-0 atas tim tamu. Gol penentu kemenangan tuan rumah dilesakkan oleh Jon Toral melalui sundulan tajam pada menit ke-21 yang gagal diantisipasi kiper lawan.
Keberhasilan meraih tiga poin penuh ini sekaligus menjadi ajang balas dendam yang manis bagi Persik Kediri terhadap Persita Tangerang. Sebelumnya, pada pertemuan putaran pertama yang berlangsung di Tangerang, Persik dipaksa menyerah dengan kekalahan telak tiga gol tanpa balas.
Kemenangan ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi skuad Macan Putih karena diraih setelah mereka melewati periode sulit dalam beberapa laga terakhir. Hasil positif ini juga mengakhiri penantian panjang tim untuk kembali merasakan kemenangan setelah sempat berjuang keras memperbaiki performa di lapangan.
Meskipun tambahan poin ini belum mampu mengubah posisi Persik yang masih tertahan di peringkat ke-12 klasemen sementara dengan koleksi 33 poin, dampaknya sangat besar bagi mental pemain. Kemenangan tersebut menjadi suntikan motivasi yang sangat berharga bagi seluruh anggota tim untuk menghadapi sisa kompetisi musim ini.
Kepuasan Marcos Reina dan Catatan Clean Sheet
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, menyampaikan rasa puasnya karena tim asuhannya tidak hanya meraih kemenangan, tetapi juga mampu menjaga gawang tetap suci. Ia menekankan bahwa catatan nirbobol atau clean sheet merupakan pencapaian penting selain target utama meraih tiga angka di kandang sendiri.
Marcos Reina mengakui bahwa hasil ini sangat melegakan mengingat dalam beberapa pertandingan sebelumnya Persik selalu kesulitan untuk mengamankan poin penuh meski tampil dominan. Pelatih yang kini menginjak usia 41 tahun tersebut melontarkan pujian bagi semangat juang anak asuhnya yang tampil militan sepanjang pertandingan.
Ia menilai hasil minimalis ini sangat adil bagi kerja keras para pemain yang tetap menjaga fokus tinggi menghadapi perlawanan sengit dari Persita. Reina memberikan apresiasi khusus terhadap respons positif skuadnya yang mampu bangkit dari tekanan dan menunjukkan karakter asli sebagai pejuang di lapangan.
Mengenai rivalitasnya dengan Carlos Pena, Marcos Reina menyebut duel taktik tersebut memberikan warna tersendiri karena keduanya mengusung filosofi sepak bola Spanyol. Ia memahami pendekatan yang diterapkan oleh rekan sejawatnya tersebut dan berusaha memberikan perlawanan dengan skema yang serupa untuk mengunci kemenangan.
Terkait posisi tim di klasemen yang masih di papan bawah, Marcos menegaskan bahwa ambisi Persik Kediri tetap tertuju untuk menembus jajaran papan atas. Dirinya berkomitmen untuk terus memburu poin maksimal di laga-laga tersisa, termasuk saat melakoni laga tandang yang diprediksi berat di markas PSM Makassar mendatang.
Kembalinya Telmo Castanheira di Lini Tengah
Kabar gembira lainnya bagi pendukung Persik adalah kembalinya gelandang andalan mereka, Telmo Castanheira, yang telah pulih dari cedera panjang. Pemain asal Portugal tersebut akhirnya merumput kembali setelah terpaksa absen membela Macan Putih dalam 13 pertandingan secara berturut-turut.
Telmo langsung dipercaya tampil sebagai starter sejak menit pertama dan menunjukkan performa stabil sebelum akhirnya ditarik keluar pada menit ke-89 untuk penyegaran taktik. Kehadiran sang gelandang menjadi tambahan tenaga yang sangat signifikan bagi kreativitas permainan lini tengah Persik yang sempat kehilangan ruhnya.
Pemain bernomor punggung tersebut mengungkapkan kegembiraan yang luar biasa karena bisa langsung berkontribusi dalam kemenangan penting tim di hadapan pendukung sendiri. Telmo merasa bangga bisa membantu rekan-rekannya meraih poin penuh yang sangat dibutuhkan untuk mengangkat moral kolektif skuad asuhan Marcos Reina.
Ia meyakini bahwa kemenangan atas Persita Tangerang ini akan meningkatkan rasa percaya diri para pemain dalam menatap tantangan di pertandingan selanjutnya. Momentum positif ini diharapkan terus terjaga agar Persik Kediri dapat memperbaiki posisi mereka di tabel klasemen akhir BRI Super League musim ini.
Statistik Pertandingan Pekan ke-28
| Kategori Pertandingan | Detail Informasi |
|---|---|
| Skor Akhir | Persik Kediri 1 - 0 Persita Tangerang |
| Pencetak Gol | Jon Toral (Menit ke-21) |
| Poin Saat Ini | 33 Poin |
| Posisi Klasemen | Peringkat ke-12 |
| Durasi Absen Telmo Castanheira | 13 Pertandingan |
Secara keseluruhan, laga ini menjadi bukti kematangan taktik Marcos Reina dalam meredam agresivitas Persita yang juga dilatih oleh rekan senegaranya. Dengan kembalinya pemain-pemain kunci, Persik Kediri optimis bisa mengakhiri kompetisi dengan raihan hasil yang lebih konsisten dan memuaskan bagi para pendukung setianya.