Persib Bandung terus menunjukkan performa yang mengesankan dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Hingga pekan ke-25, mereka tetap di posisi teratas klasemen sementara dengan 64 poin, dan peluang untuk meraih hattrick gelar juara terus terbuka lebar.
Kekuatan utama yang mendasari penampilan cemerlang ini terletak pada kemampuan mereka bertanding di kandang. Persib sampai saat ini belum merasakan kekalahan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, yang menjadi bekal penting di saat persaingan semakin ketat menuju akhir musim.
Namun, kekuatan Persib tidak hanya terletak pada kemampuannya di lini depan. Banyak pengamat sepak bola menilai, fondasi yang membuat tim asuhan Bojan Hodak ini tetap stabil di sepanjang musim adalah pertahanan mereka yang sangat kokoh.
Pengamat sepak bola, Erwin Fitriansyah, menjelaskan bahwa kemampuan Persib bermula dari organisasi pertahanan yang dirancang oleh Bojan Hodak. Dalam beberapa laga, komposisi pemain seperti Rudianto, Patricio Martin Matricardi, Federico Barba, dan Eliano Reijnders telah membuat lini belakang Persib sulit dijebol.
“Kekuatan Persib ada di lini pertahanan. Meski lini lain juga kuat, pertahanan adalah sumber utama kekuatan mereka,” ungkap Erwin dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Liputan6 Sport. Ia menambahkan bahwa aspek ini bukan sekadar kualitas individu, melainkan juga sistem permainan yang diterapkan Hodak.
Erwin mencontohkan pertandingan melawan Bali United, di mana Persib sempat unggul 2-0 sebelum kebobolan, namun berhasil kembali memimpin. “Ini menunjukkan betapa pentingnya pertahanan mereka dalam mengatasi tekanan selama pertandingan,” tegasnya.
Di samping kekuatan pertahanan, Erwin juga menyoroti kedalaman skuad Persib yang mendukung stabilitas tim. Ia mengatakan, banyak pemain lapis kedua Persib yang sebenarnya layak menjadi starter di banyak tim lainnya di liga.
Contohnya adalah Adam Alis, Beckham Putra, dan Dewangga, yang merupakan bukti kuatnya kedalaman skuad Maung Bandung. “Kedalaman yang rapat ini memungkinkan sistem permainan yang dibangun Hodak berjalan dengan baik,” tambah Erwin.
Dengan kombinasi antara pertahanan yang solid, variasi taktik, dan kedalaman skuad, Persib Bandung dianggap tetap sebagai kandidat terkuat untuk mengangkat trofi musim ini. Kompetisi di BRI Super League 2025/2026 semakin menegangkan seiring dengan persaingan yang semakin ketat.