Ratusan siswa dari jenjang TK hingga SD Al Azhar di seluruh Indonesia berkumpul di SD Islam Al Azhar 1 Kebayoran Baru untuk mengikuti babak final Festival Lomba dan Kreasi Al Azhar (Felka) 2026. Ajang bergengsi tahunan ini menjadi wadah bagi para peserta didik dari tingkat TK, SD, hingga SMP untuk menunjukkan bakat serta kemampuan terbaik mereka.
Pada kategori TK, terdapat enam jenis perlombaan yang dipertandingkan, mulai dari tahfidz, pildacil, adzan, solo vokal, storytelling, hingga seni tari. Sementara itu, jenjang SD menghadirkan kompetisi yang lebih beragam dengan total 13 mata lomba, termasuk tari kreasi, coding scratch, baca puisi, hingga Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ) dan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ).
Antusiasme peserta sangat tinggi dengan total pendaftar mencapai lebih dari seribu orang yang terdiri atas 867 siswa SD dan 278 murid TK dari berbagai daerah. Seluruh peserta tersebut sebelumnya telah melewati tahap seleksi ketat yang dilakukan secara daring sebelum melaju ke babak puncak.
| Kategori Peserta | Total Pendaftar Awal | Jumlah Finalis |
|---|---|---|
| Siswa Sekolah Dasar (SD) | 867 | 150 |
| Siswa Taman Kanak-Kanak (TK) | 278 | 139 |
Sebanyak sepuluh peserta terbaik dari setiap kategori bertarung secara luring pada babak final yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni 17-18 April 2026. Para pemenang nantinya berhak membawa pulang trofi, piagam penghargaan, serta uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi mereka.
Para jawara dari setiap mata lomba akan mendapatkan pembinaan lanjutan agar siap mewakili Al Azhar dalam Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) yang diselenggarakan Kemendikdasmen. Menariknya, sertifikat penghargaan Felka 2026 ini telah masuk dalam sistem kurasi Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) kementerian terkait.
Keberadaan sertifikat yang terkurasi ini memberikan keuntungan besar bagi siswa sebagai bukti prestasi resmi untuk keperluan beasiswa atau melanjutkan studi ke jenjang berikutnya. Hal ini menjadi motivasi tambahan bagi para siswa untuk menunjukkan performa maksimal di hadapan dewan juri.
Kepala SD Islam Al Azhar 1 Kebayoran Baru, Nardiyanto, menyampaikan pesan agar seluruh peserta dapat memetik pelajaran berharga mengenai kejujuran dan nilai perjuangan selama kompetisi. Ia menegaskan bahwa para pemenang harus tetap rendah hati, sementara bagi yang belum berhasil diharapkan mampu berlapang dada menerima hasil pertandingan.