Legenda sepak bola asal Brasil, Ronaldo Nazario de Lima, telah mengonfirmasi bahwa dirinya tidak akan turun merumput saat tim DRX World Legends berhadapan dengan Barcelona Legends. Pertandingan ekshibisi yang sangat dinantikan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, pada Sabtu malam tanggal 18 April 2026.
Ronaldo kemungkinan besar hanya akan berperan dari pinggir lapangan sebagai pelatih bagi skuat DRX World Legends yang bertabur bintang dunia. Tim tersebut diperkuat oleh nama-nama besar di jagat sepak bola seperti Alessandro Del Piero, Fabio Cannavaro, Franck Ribery, hingga mantan pengatur serangan Manchester City, David Silva.
Dalam sesi konferensi pers yang digelar di The Dharmawangsa Jakarta pada Jumat malam, Ronaldo mengungkapkan bahwa dirinya sudah sangat lama tidak terlibat dalam pertandingan kompetitif. Sosok yang pernah dijuluki "The Phenomenon" ini mengaku saat ini lebih sering menghabiskan waktu luangnya dengan berolahraga tenis dibandingkan mengolah si kulit bundar.
Ronaldo menjelaskan bahwa kondisi fisiknya sudah jauh berbeda dibandingkan saat ia masih aktif menjadi pemain profesional yang dikenal memiliki kecepatan luar biasa. Ia merasa tubuhnya kini sudah tidak mampu lagi melakukan sprint atau berlari kencang seperti masa kejayaannya dahulu ketika masih memperkuat klub-klub besar Eropa.
Ajang bertajuk Clash of Legends 2026 ini akan menjadi tontonan menarik bagi pencinta sepak bola di Indonesia karena menghadirkan deretan legenda hidup. Selain kehadiran Ronaldo, Del Piero, dan Ribery, pertandingan prestisius ini juga akan dipimpin oleh sosok wasit paling ikonik dalam sejarah sepak bola, Pierluigi Collina.
Meski tidak berencana bermain, Ronaldo memastikan dirinya tetap akan hadir di stadion untuk memberikan dukungan langsung kepada timnya. Ia menyatakan kesediaannya untuk mencoba masuk ke lapangan jika situasi benar-benar darurat dan tim sangat membutuhkan kehadirannya dalam durasi yang singkat.
Namun, prioritas utamanya tetaplah mengelola strategi tim dari kursi kepelatihan dan ia berharap skuatnya dapat tampil maksimal tanpa harus menurunkannya. Ronaldo secara berseloroh mengatakan bahwa dirinya sudah merasa lupa bagaimana cara bermain sepak bola di level yang seharusnya setelah sekian lama pensiun.
Pemain legendaris ini diketahui telah gantung sepatu secara resmi dari dunia sepak bola sejak tahun 2011 atau sekitar lima belas tahun yang lalu. Pasca pensiun, Ronaldo memilih untuk tidak meniti karier sebagai pelatih profesional dan lebih fokus pada kegiatan bisnis serta manajemen klub olahraga.
Ronaldo Nazario tetap dikenang sebagai salah satu penyerang paling mematikan dalam sejarah dengan rekor gol yang sangat impresif di berbagai klub papan atas. Berdasarkan data sejarah kariernya, ia pernah membela tim-tim raksasa seperti Barcelona, Real Madrid, Inter Milan, AC Milan, hingga PSV Eindhoven dan Cruzeiro.
| Statistik Karier Ronaldo | Jumlah |
|---|---|
| Total Penampilan Klub | 499 Laga |
| Total Gol yang Dicetak | 330 Gol |
| Total Assist | 82 Assist |
| Gol di Piala Dunia 2002 | 8 Gol |
Puncak prestasi Ronaldo terjadi pada Piala Dunia 2002 di Jepang dan Korea Selatan, di mana ia mencetak dua gol penentu di partai final melawan Jerman. Berkat performa gemilangnya tersebut, ia berhasil meraih trofi Sepatu Emas sekaligus mengantarkan Timnas Brasil menjadi juara dunia untuk kelima kalinya.
Kini di usianya yang menginjak 49 tahun, pria yang juga menjabat sebagai Presiden Real Valladolid ini masih dianggap sebagai striker terbaik sepanjang masa oleh banyak pihak. Meskipun karier cemerlangnya sempat beberapa kali terhambat oleh cedera lutut yang parah, pengaruh dan warisannya di dunia sepak bola tetap tidak tergantikan.