Seorang warga negara asing asal Australia berinisial J dilaporkan mengamuk di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada Kamis (16/4) dini hari akibat pengaruh minuman beralkohol. Pria tersebut diketahui baru saja mendarat dari Australia, namun kemudian mengonsumsi miras hingga hilang kendali dan berteriak-teriak di terminal kedatangan internasional.
Kegaduhan yang dipicu oleh perilaku J segera direspons oleh pihak keamanan bandara yang langsung mengamankannya ke Polres Bandara sebelum akhirnya diserahkan kepada Satpol PP. Komandan Regu Satpol PP Badung BKO Kuta, I Wayan Suantara, mengonfirmasi pada Jumat (17/4) bahwa tindakan agresif turis tersebut murni disebabkan oleh pengaruh alkohol yang dikonsumsinya.
Hasil Pemeriksaan dan Kronologi Kejadian
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan interogasi petugas, tidak ditemukan indikasi adanya gangguan kejiwaan pada warga negara Australia tersebut saat diamankan. J mengakui perbuatannya dan menyatakan bahwa dirinya kehilangan kendali diri setelah meminum wiski sesampainya di Pulau Dewata.
Meskipun sempat menimbulkan kepanikan bagi orang-orang di sekitar lokasi kejadian, petugas memastikan tidak ada korban luka-luka maupun kerusakan fasilitas bandara akibat aksi tersebut. Wisatawan asing itu dilaporkan hanya berteriak-teriak secara histeris tanpa melakukan perusakan fisik terhadap infrastruktur milik Bandara Ngurah Rai.
Dalam pengakuannya kepada petugas, J menuturkan bahwa ia melakukan perjalanan sendirian ke Bali karena tengah menghadapi konflik rumah tangga dengan istrinya di Australia. Situasi emosional tersebut mendorongnya untuk mencoba mengonsumsi minuman keras jenis wiski, padahal ia mengaku sebenarnya bukan merupakan seorang peminum alkohol maupun perokok aktif.
Setelah kondisi kesadarannya pulih dan proses pemeriksaan selesai, petugas Satpol PP wilayah Kuta membantu mengantarkan turis tersebut menuju penginapan yang telah dipesannya. J diketahui telah memesan kamar hotel di kawasan Uluwatu, sehingga petugas memastikan ia sampai di lokasi tujuan dengan aman setelah insiden memabukkan tersebut berakhir.