Sebanyak 3.900 Siswa Diterima di UB Lewat SNBP 2026, Kedokteran dan Psikologi Jadi Prodi Terketat

Sebanyak 3.900 Siswa Diterima di UB Lewat SNBP 2026, Kedokteran dan Psikologi Jadi Prodi Terketat

Tingkat kompetisi untuk masuk ke Universitas Brawijaya (UB) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 tercatat semakin ketat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Wakil Rektor I UB, Prof. Imam Santoso MP, mengungkapkan bahwa dari total 33.498 pendaftar, hanya 3.900 calon mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi resmi.

Para pendaftar tersebut berasal dari 38 provinsi di seluruh Indonesia, sementara mahasiswa yang berhasil diterima mencakup sebaran dari 36 provinsi berbeda. Hal ini menunjukkan bahwa komposisi mahasiswa baru di kampus tersebut tetap memiliki keragaman nasional yang sangat tinggi dan merata.

Berdasarkan data domisili, sekitar 57 persen atau sebanyak 2.221 calon mahasiswa baru yang diterima merupakan penduduk asli Provinsi Jawa Timur. Sisanya merupakan pendaftar dari DKI Jakarta serta berbagai wilayah lain yang tersebar di seluruh pelosok tanah air.

Daftar Jurusan Terketat di Universitas Brawijaya

Prof. Imam menjelaskan bahwa persaingan masuk paling sengit masih didominasi oleh program studi yang berada di bawah rumpun ilmu kesehatan. Berikut adalah rincian data pendaftar dan kuota penerimaan pada jurusan Saintek dengan tingkat persaingan paling kompetitif di UB:

Jurusan (Rumpun Saintek) Jumlah Pendaftar Mahasiswa Diterima
Fakultas Kedokteran 1.405 64
Farmasi 1.181 36
Pendidikan Dokter Gigi 911 33
Ilmu Keperawatan 874 44

Program studi Kedokteran memegang rekor peminat tertinggi dengan 1.405 orang, meskipun daya tampung yang tersedia hanya untuk 64 kursi saja. Posisi kedua ditempati oleh Farmasi dengan 1.181 pelamar, disusul oleh Pendidikan Dokter Gigi dan Ilmu Keperawatan yang juga menunjukkan tren persaingan yang sangat tinggi.

Disclaimer:
Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber: edukasi.kompas.com tanpa mengubah fakta pada artikel asli.