Selebgram ternama sekaligus pengusaha sukses Shindy Fioerla baru-baru ini membagikan kisah pilu mengenai perjalanan rumah tangganya bersama sang suami, Rendy Samuel. Ia mengungkapkan secara terbuka bahwa dirinya pernah menjadi korban perundungan fisik atau body shaming yang dilakukan oleh orang terdekatnya tersebut.
Pengalaman menyakitkan ini dialami Shindy saat kondisi fisiknya sedang tidak ideal dengan berat badan yang menyentuh angka 138 kilogram. Dalam sebuah obrolan mendalam di kanal YouTube milik Melaney Ricardo yang diunggah pada Kamis, 16 April 2026, ia menceritakan betapa hancur perasaannya saat itu.
Shindy Fioerla mengenang kembali kata-kata kasar yang dilontarkan oleh sosok yang seharusnya menjadi pelindung utamanya dalam kehidupan berkeluarga. Ia menyebutkan bahwa orang yang sangat ia sayangi tersebut sempat tega menjuluki dirinya dengan sebutan badak karena ukuran tubuhnya.
Walaupun dalam pernyataan tersebut ia tidak secara gamblang menyebutkan identitas subjeknya, publik memahami bahwa sindiran itu mengarah pada dinamika hubungannya dengan sang suami. Segala bentuk ejekan dan hinaan fisik yang ia terima justru menjadi titik balik serta pemicu utama bagi dirinya untuk melakukan perubahan besar.
Langkah Transformasi Melalui Operasi Bariatrik
Demi mengubah penampilan dan meningkatkan kualitas hidupnya, Shindy akhirnya memantapkan diri untuk menjalani prosedur medis berupa operasi bariatrik guna memangkas berat badan secara signifikan. Langkah ekstrem ini diambil bukan semata-mata karena sakit hati atas cacian yang ia terima, melainkan juga demi alasan kesehatan jangka panjang.
Shindy menegaskan bahwa motivasi terbesarnya adalah keinginan kuat untuk tetap sehat agar bisa mendampingi dan melihat tumbuh kembang buah hatinya hingga masa depan nanti. Ia sempat merasa khawatir mengenai siapa yang akan menjaga dan mengasuh anaknya apabila dirinya jatuh sakit akibat masalah kelebihan berat badan tersebut.
Pengusaha kosmetik ini tidak memungkiri bahwa kondisi obesitas yang dideritanya selama ini telah memicu berbagai macam gangguan kesehatan yang cukup serius. Ia sering kali mengeluhkan masalah asam lambung yang akut serta kondisi fisik yang sangat rentan terserang berbagai penyakit menular maupun tidak menular.
Selain masalah pencernaan, dampak buruk dari bobot tubuh yang berlebih juga memengaruhi kondisi kehamilan dan sistem reproduksi yang ia miliki. Shindy Fioerla menceritakan momen menyedihkan saat dirinya harus kehilangan calon buah hati karena mengalami keguguran akibat faktor kelelahan yang sangat ekstrem.
Kisah inspiratif dari Shindy ini kini menjadi perhatian netizen karena menunjukkan betapa berat perjuangan seorang wanita dalam menghadapi tekanan sosial dan internal keluarga. Transformasi penampilannya setelah menjalani prosedur bariatrik kini menuai banyak pujian karena ia terlihat semakin mempesona dan tampak jauh lebih bugar dari sebelumnya.