Badan Kepegawaian Negara (BKN) secara resmi terlibat dalam mengawal proses pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia untuk mempercepat pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta Kampung Nelayan Merah Putih. Keterlibatan lembaga ini bertujuan memastikan bahwa seluruh rangkaian rekrutmen dapat terlaksana secara transparan, akuntabel, dan sepenuhnya didasarkan pada prinsip sistem merit.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menjelaskan bahwa perkembangan program Koperasi Desa saat ini telah mencapai lebih dari 30.000 unit di berbagai wilayah. Pemerintah menargetkan agar seluruh program strategis ini dapat mulai beroperasi secara efektif pada bulan Juli 2026 mendatang.
Selain unit koperasi, program ini juga mencakup pengelolaan Kampung Nelayan Merah Putih yang membutuhkan sebanyak 5.476 orang tenaga pengelola. Para personel yang berhasil lolos seleksi nantinya akan berstatus sebagai pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah naungan PT Agrinas Jaladri Nusantara.
Status kepegawaian para pengelola tersebut pada awalnya adalah Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama masa kerja dua tahun pertama. Setelah melewati periode tersebut, para pegawai akan dialihkan statusnya untuk secara resmi bergabung dan mengelola Kopdes Merah Putih secara mandiri.
BKN berkomitmen menjamin bahwa proses seleksi SDM untuk proyek strategis nasional ini akan berjalan seterbuka mungkin layaknya pengadaan Aparatur Sipil Negara (ASN). Penggunaan metode Computer Assisted Test (CAT) akan diterapkan untuk menjaga objektivitas dan kualitas hasil seleksi para calon pengelola tersebut.
Masyarakat yang berminat dapat melakukan pendaftaran secara mandiri melalui portal resmi pemerintah yang telah disediakan di alamat phtc.panselnas.go.id. Zulkifli Hasan kembali menekankan bahwa transparansi menjadi prioritas utama agar tidak ada penyimpangan dalam proses rekrutmen ini.
Ia menegaskan bahwa dalam seleksi ini sama sekali tidak disediakan jalur khusus atau titipan bagi pihak-pihak tertentu yang ingin masuk tanpa prosedur. Pernyataan tersebut disampaikan langsung saat konferensi pers mengenai pengadaan SDM KDKMP dan Kampung Nelayan Merah Putih pada Rabu, 15 April 2026.
Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh, memberikan jaminan bahwa instansinya akan mengawasi setiap tahapan agar tetap memegang teguh integritas dan standar kualifikasi yang tinggi. Hal ini dilakukan supaya target besar pemerintah dalam memperkuat ekonomi desa tidak hanya tercapai secara kuantitas, tetapi juga didukung SDM yang kompeten.
Pendaftaran dipastikan berlangsung sepenuhnya secara digital melalui sistem satu pintu milik pemerintah guna meminimalisir risiko kecurangan. Selain itu, seluruh proses rekrutmen ini bersifat gratis sehingga pelamar tidak perlu mengeluarkan biaya apa pun kepada pihak penyelenggara.
Peluang ini terbuka luas bagi talenta muda di seluruh Indonesia, mulai dari lulusan jenjang D-3 hingga S-1 dari berbagai macam jurusan akademik. Langkah ini diambil untuk menjaring manajer koperasi desa yang handal yang nantinya akan memiliki status mentereng sebagai pegawai BUMN.
Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa pemerintah sedang mencari manajer Koperasi Desa/Kelurahan yang memiliki dedikasi tinggi untuk memajukan ekonomi kerakyatan. Keberadaan manajer yang profesional dianggap sebagai kunci keberhasilan program KDKMP yang saat ini tersebar di puluhan ribu lokasi.
Pada tahap pertama ini, total formasi yang dibuka mencapai angka 35.576 posisi untuk memenuhi kebutuhan manajer di seluruh titik yang telah ditentukan. Dari total tersebut, 30.000 posisi dialokasikan untuk Koperasi Desa Merah Putih di bawah pengelolaan PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero).
Sementara itu, 5.476 formasi sisanya akan ditempatkan pada program Kampung Nelayan Merah Putih di bawah koordinasi PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero). Pembagian ini menyesuaikan dengan fokus pengelolaan yang dilakukan oleh entitas Agrinas selama dua tahun awal masa operasionalnya.
Zulkifli mengingatkan bahwa peran manajer sangat krusial karena kegagalan pengelolaan koperasi kali ini akan membawa dampak negatif yang sangat besar bagi negara. Ia berharap koperasi-koperasi di desa tersebut mampu menjadi sumber cahaya ekonomi yang menerangi kemakmuran di seluruh pelosok Indonesia.
Masa pendaftaran untuk lowongan manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih ini dijadwalkan berlangsung singkat, mulai dari 15 hingga 24 April 2026. Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) bertindak sebagai koordinator dalam proses pendaftaran daring yang menggunakan platform Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).
Masyarakat diminta untuk memantau informasi secara terbuka dan segera mengakses laman phtc.panselnas.go.id sebelum batas waktu pendaftaran berakhir. Terdapat persyaratan khusus bagi pelamar, di antaranya berusia maksimal 35 tahun dan memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 2.75.
| Kategori Program | Instansi Pengelola | Jumlah Formasi | Target Operasional |
|---|---|---|---|
| Koperasi Desa Merah Putih | PT Agrinas Pangan Nusantara | 30.000 | Juni - Juli 2026 |
| Kampung Nelayan Merah Putih | PT Agrinas Jaladri Nusantara | 5.476 | Juli 2026 |
| Total Formasi | - | 35.576 | - |
Persyaratan lengkap mengenai dokumen dan kualifikasi teknis lainnya dapat dilihat secara mendetail melalui situs pendaftaran resmi tersebut. Zulkifli Hasan kembali memberikan peringatan keras agar masyarakat tidak mempercayai oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang tunai.
BKN sebagai Lembaga Pemerintah Non Kementerian terus berkomitmen menjalankan tugasnya dalam manajemen kepegawaian negara secara profesional dan digital. Fokus digitalisasi yang diterapkan diharapkan mampu melindungi hak-hak masyarakat serta mencegah regulasi menjadi sarang tindakan kejahatan atau penipuan.