Tumpukan Sampah di Kelapa Gading Terbakar, Petugas Masih Tangani Sisa Api

Tumpukan Sampah di Kelapa Gading Terbakar, Petugas Masih Tangani Sisa Api

Peristiwa kebakaran melanda lahan tumpukan sampah di kawasan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang berlangsung selama lebih dari 12 jam sejak dini hari. Hingga saat ini, petugas pemadam kebakaran masih berupaya melakukan proses pendinginan guna memastikan sisa-sisa api di bawah tumpukan sampah benar-benar padam.

Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading, AKP Kiki Tanlim, menjelaskan bahwa kobaran api mulai muncul sekitar pukul 03.00 WIB dan baru berhasil dikendalikan pada pukul 12.00 WIB. Meski api besar telah padam, petugas di lapangan masih terus melakukan pengerokan pada bagian bawah tumpukan sampah yang masih menyisakan bara panas.

Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban luka maupun jiwa dalam insiden kebakaran yang menghanguskan lahan penampungan limbah tersebut. Proses pendinginan secara intensif telah berlangsung selama sekitar 9 jam sejak pertama kali dilaporkan pada pukul 05.44 WIB pagi tadi.

Upaya Penanganan dan Personel di Lapangan

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta mengerahkan kekuatan penuh untuk memadamkan api dan mengantisipasi penyalaan kembali. Berikut adalah rincian pengerahan personel dan unit pemadam di lokasi kejadian:

Kategori Bantuan Jumlah
Mobil Pemadam Kebakaran 8 Unit
Personel Petugas 40 Orang

Petugas Command Center Gulkarmat menegaskan bahwa penanganan dilakukan dengan mengurai tumpukan sampah satu per satu guna mencegah api muncul kembali akibat cuaca panas yang ekstrem. Langkah ini dilakukan agar proses pemadaman benar-benar tuntas hingga tidak ada lagi potensi titik api yang tersembunyi di kedalaman tumpukan.

Dampak di Lokasi Kejadian

Meskipun api sudah terkendali, kepulan asap putih tebal masih terlihat membubung tinggi dari area kebakaran dan terbawa angin hingga ke arah Jalan Raya Bekasi. Situasi tersebut mulai mengganggu jarak pandang para pengguna jalan yang melintas serta menimbulkan bau menyengat di sekitar area pemukiman.

Sejumlah warga yang melintas terpaksa menutup hidung demi menghindari paparan asap pembakaran sampah yang dikhawatirkan dapat mengganggu kesehatan pernapasan. Hingga berita ini diturunkan, kronologi pasti mengenai penyebab awal munculnya api di lahan sampah tersebut masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.

Disclaimer:
Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber: www.cnnindonesia.com tanpa mengubah fakta pada artikel asli.