United Tractors (UNTR) Incar Keuntungan dari Limonite Usai Aturan Harga Patokan Mineral Nikel Direvisi

United Tractors (UNTR) Incar Keuntungan dari Limonite Usai Aturan Harga Patokan Mineral Nikel Direvisi

PT United Tractors Tbk. (UNTR) menyampaikan bahwa revisi formula harga patokan mineral (HPM) bijih nikel berpotensi memberikan keuntungan bagi perusahaan seiring dengan peningkatan harga limonite. Iwan Hadiantoro, Presiden Direktur United Tractors, menjelaskan bahwa perubahan pada formula HPM akan memengaruhi harga nikel.

Iwan menyebut bahwa simulasi yang dilakukan menunjukkan dampak kecil pada saprolite, sementara harga limonite akan meningkat. Saat ini, Stargate masih beroperasi pada tahap awal dan belum dapat memberikan dampak signifikan dari perubahan HPM.

Dia mengungkapkan bahwa saat ini mereka hanya menjual ore dan tengah membangun smelter Rotary Klin-Electric Furnace (RKEF), dengan smelter HPAL yang belum tersedia. Dijelaskan pula bahwa RKEF menggunakan nikel jenis saprolite, sedangkan HPAL berfokus pada nikel limonite.

Iwan menilai bahwa perubahan HPM akan memberikan keuntungan bagi sektor hulu nikel. Meski demikian, smelter HPAL akan mengalami sedikit tekanan pada biaya akibat kenaikan harga limonite yang terjadi.

Menurutnya, dampak perubahan ini terhadap Stargate relatif kecil, bahkan bisa membawa keuntungan berkat kenaikan harga ore. Riset dari Indo Premier Sekuritas menyoroti bahwa formula HPM baru meningkatkan harga bijih limonite dari US$18/wmt menjadi sekitar US$35-40/wmt bergantung pada kadar dan faktor lain.

Perubahan format ini juga melibatkan penyesuaian pada faktor koreksi (CF) serta penambahan komponen kobalt (Co), besi (Fe), dan kromium (Cr). Dalam analisis mereka, tekanan pada harga bijih saprolit diketahui relatif kecil karena pasar saat ini sudah melebihi harga HPM baru.

Perlu dicatat bahwa informasi ini tidak dimaksudkan sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca.

Disclaimer:
Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber: market.bisnis.com tanpa mengubah fakta pada artikel asli.