Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memiliki ambisi besar untuk meningkatkan kualitas permainan Skuad Garuda dengan mendatangkan tim nasional papan atas dunia pasca perhelatan Piala Dunia 2026. Sosok yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia tersebut merencanakan agenda uji coba prestisius tersebut pada periode November 2026 mendatang.
Pemilihan bulan November 2026 sebagai waktu pelaksanaan bukan tanpa alasan, mengingat momentum tersebut bertepatan dengan usainya turnamen akbar Piala Dunia tahun ini. Selain itu, jadwal Timnas Indonesia sendiri sudah cukup padat karena harus memenuhi agenda pada dua jeda internasional terdekat yang jatuh pada bulan Juni serta periode September hingga Oktober 2026.
Rencana Persiapan dan Agenda Terdekat Timnas
Untuk agenda FIFA Matchday pada Juni 2026, otoritas tertinggi sepak bola Indonesia saat ini tengah mematangkan rencana uji tanding melawan maksimal dua tim nasional luar negeri. Kabarnya, PSSI sudah menjalin komunikasi intensif dan melakukan pendekatan dengan tiga negara, meskipun identitas tim-tim tersebut masih dirahasiakan dari publik.
Pada periode waktu yang sama, banyak negara besar lainnya di seluruh dunia juga sedang disibukkan dengan persiapan akhir menjelang putaran final Piala Dunia. Kompetisi kasta tertinggi sejagat tersebut dijadwalkan akan berlangsung di tiga negara tuan rumah, yakni Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat, mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Setelah melewati fase tersebut, fokus Timnas Indonesia akan beralih ke turnamen regional Piala AFF 2026 yang rencananya digelar mulai 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Walaupun ajang ini tidak masuk dalam kalender resmi FIFA, PSSI tetap memandangnya sebagai kompetisi penting yang harus diikuti dengan persiapan serius dan kekuatan maksimal.
Selanjutnya, pada kalender jeda internasional yang dijadwalkan pada 21 September hingga 6 Oktober 2026, Skuad Garuda akan berpartisipasi dalam kejuaraan baru bertajuk FIFA ASEAN Cup 2026. Mengenai sistem dan regulasi turnamen hasil inisiasi badan sepak bola dunia tersebut, hingga saat ini pihak penyelenggara memang belum memberikan pengumuman resmi terkait konsepnya.
"Jadi, rentetan agenda inilah yang sedang kita tinjau secara saksama dan tentu untuk November 2026, harapannya kita bisa menghadirkan tim besar untuk bermain di sini," ungkap Erick Thohir memberikan penjelasan. Keinginan ini merupakan bagian dari visi jangka panjang PSSI untuk terus memberikan pengalaman bertanding level dunia bagi para pemain Indonesia.
Refleksi Pertandingan Melawan Argentina
Erick Thohir juga merujuk pada keberhasilan masa lalu ketika Timnas Indonesia mendapatkan pengalaman berharga saat menjamu Timnas Argentina yang kala itu berstatus sebagai jawara dunia. Meski dalam pertandingan yang digelar pada 19 Juni 2023 tersebut Indonesia harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 0-2, namun dampak mental bagi pemain dinilai sangat positif.
"Dahulu kita sudah pernah mendatangkan Argentina, jadi kita lihat saja nanti, semoga pada November 2026 setelah Piala Dunia selesai ada peluang lagi untuk menghadapi tim besar," tutur Erick Thohir dengan nada optimistis. PSSI berharap rekam jejak pertemuan dengan tim elit dunia bisa kembali terulang demi meningkatkan standar sepak bola nasional ke arah yang lebih baik.
Sebagai informasi tambahan, aktivitas pertandingan internasional terakhir yang dilakoni Timnas Indonesia baru saja usai pada ajang FIFA Series Maret 2026 yang lalu. Dalam rangkaian uji coba tersebut, Skuad Garuda mencatatkan satu kemenangan telak dan satu kekalahan tipis dalam dua pertandingan yang mereka jalani.
| Lawan | Skor Akhir | Status Pertandingan |
|---|---|---|
| Saint Kitts dan Nevis | 4 - 0 (Menang) | FIFA Series Maret 2026 |
| Bulgaria | 0 - 1 (Kalah) | FIFA Series Maret 2026 |
Hasil dari FIFA Series tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi jajaran pelatih dan manajemen PSSI sebelum melangkah ke agenda-agenda berikutnya yang jauh lebih menantang. Dengan target melawan tim raksasa pada November 2026, Skuad Garuda diharapkan terus menunjukkan perkembangan performa yang konsisten di kancah internasional.