Baru-baru ini, siswa kelas 5 SD Muhammadiyah Plus Salatiga menjadi viral karena melakukan field trip ke Jakarta dengan menyewa pesawat Garuda Indonesia. Kegiatan tahunan ini sudah berlangsung selama 15 tahun dan diunggah dalam bentuk video oleh akun Instagram @surakartakita, yang menunjukkan rombongan siswa mengharukan yang mengenakan seragam dan melambaikan tangan di pesawat.
Penjelasan dari Kepsek
Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Dwi Wuryandari, mengonfirmasi bahwa rombongan tersebut adalah siswa dari sekolahnya yang berangkat pada 14 April. Sejak 15 tahun, mereka rutin melakukan perjalanan ini dengan menggunakan Garuda Indonesia, di mana seluruh peserta terdiri dari 183 siswa dan beberapa guru pendamping.
Awal Mula Ide Field Trip
Wuryandari menjelaskan bahwa ide untuk melakukan field trip dengan pesawat muncul saat siswa mempelajari materi soal moda transportasi. Dengan tujuan memberikan pengalaman nyata, anak-anak diajak merasakan prosedur keberangkatan pesawat secara langsung, bukan hanya melalui buku atau video.
Perencanaan Keberangkatan
Tahun ini, keberangkatan dilakukan dari Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani di Semarang dan Yogyakarta International Airport. Untuk jumlah peserta yang banyak, rombongan dibagi menjadi dua kelompok untuk memudahkan perjalanan.
Penerbangan yang Istimewa
Acara tahun ini berbeda karena siswa diberi kesempatan untuk memasuki kokpit pesawat dan melihat instrumen yang ada di dalamnya. Hal ini merupakan bagian dari kunjungan rutin yang dilakukan setiap tahun oleh SD Muhammadiyah Plus, yang sangat besar dalam hal partisipasi siswa.
Tujuan Pendidikan
Sesampainya di Bandara Soekarno-Hatta, anak-anak melanjutkan perjalanan ke tempat tujuan pendidikan seperti Gedung DPR-MPR RI dan Kantor PP Muhammadiyah. Kunjungan ini bertujuan agar siswa memahami struktur dan fungsi lembaga negara serta menumbuhkan rasa cinta tanah air.
Kegiatan Rekreasi dan Ibadah
Setelah kunjungan di lokasi pendidikan, para siswa juga menikmati waktu rekreasi di Dufan dan Ocean Dream Samudera Ancol, serta mengunjungi Masjid Istiqlal untuk beribadah. Mereka menginap di hotel di Menteng, di mana mereka belajar tentang kemandirian.
Pulang ke Salatiga
Rombongan kembali pulang pada Rabu sore dengan menggunakan kereta api eksekutif. Keberangkatan dari Gambir pada jam 16.45 WIB membawa mereka sampai di Semarang Tawang pada pukul 22.00 WIB.
Nilai dari Kegiatan
Kegiatan ini memberikan banyak pelajaran, termasuk nilai-nilai religius, kemandirian, dan tanggung jawab. Wuryandari menyebutkan biaya keseluruhan untuk field trip ini sekitar Rp 3 juta, yang sudah diberitahukan sebelumnya kepada para orang tua siswa.
Persiapan Jauh Hari
Pihak sekolah juga telah merencanakan program ini sejak awal di mana orang tua siswa bisa mulai menabung dari kelas 1 untuk mempersiapkan biaya field trip. Dengan adanya program menabung, diharapkan semua siswa mampu berpartisipasi dalam kegiatan ini tanpa merasa terbebani secara finansial.