Pertandingan sengit antara PSIM Yogyakarta melawan Persija Jakarta berakhir dengan skor imbang 1-1 dalam lanjutan pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Rabu (22/4/2026) sore WIB. Persija Jakarta sebenarnya tampil sangat dominan sepanjang jalannya laga, namun koordinasi pertahanan PSIM yang sangat rapat serta buruknya penyelesaian akhir membuat skuad Macan Kemayoran gagal mengamankan tiga poin penuh.
PSIM Yogyakarta berhasil mengejutkan tim tamu melalui gol cepat yang dilesakkan oleh Ezequiel Vidal saat pertandingan baru berjalan empat menit. Persija Jakarta kemudian merespons dan berhasil menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Allano Lima pada menit ke-20, sebelum akhirnya kedua tim harus puas berbagi angka di akhir laga.
Statistik dan Dampak Klasemen
Hasil imbang ini memberikan dampak yang cukup signifikan bagi kedua tim dalam persaingan posisi di klasemen sementara BRI Super League musim ini. Berikut adalah rincian data poin dan posisi klub-klub terkait berdasarkan hasil pertandingan tersebut:
| Klub | Pertandingan | Poin | Posisi Klasemen | Catatan Hasil Imbang |
|---|---|---|---|---|
| Persija Jakarta | 29 | 59 | 3 | - |
| PSIM Yogyakarta | 29 | 39 | 9 | 12 (Terbanyak) |
| Bali United | 28 | 39 | 10 | 9 |
| PSM Makassar | 28 | - | - | 10 |
| Arema FC | 28 | 38 | 11 | - |
Bagi PSIM Yogyakarta, tambahan satu poin ini sangat krusial karena berhasil mengakhiri tren negatif mereka yang sebelumnya menelan tiga kekalahan secara beruntun. Skuad asuhan Jean-Paul van Gastel kini naik dua peringkat ke posisi sembilan klasemen sementara dengan total raihan 39 poin dari 29 laga yang telah dijalani.
Laskar Mataram kini mengoleksi poin yang sama dengan Bali United yang berada di peringkat ke-10, serta unggul tipis satu angka dari Arema FC di posisi ke-11. Meski demikian, posisi PSIM masih terancam bergeser kembali karena baik Bali United maupun Arema FC tercatat belum memainkan pertandingan mereka di pekan ke-29 ini.
PSIM Yogyakarta Sebagai Raja Hasil Imbang
Skor 1-1 saat menghadapi Persija Jakarta semakin mengukuhkan status PSIM Yogyakarta sebagai tim dengan catatan hasil imbang paling banyak di kompetisi BRI Super League musim ini. Dari total 29 pertandingan yang sudah dilakoni, tim kebanggaan masyarakat Yogyakarta ini telah mencatatkan 12 kali hasil seri.
Selain catatan belasan hasil imbang tersebut, armada yang dipimpin oleh Franco Ramos ini juga telah membukukan sembilan kemenangan dan mengalami delapan kali kekalahan. Koleksi hasil seri PSIM ini melampaui capaian PSM Makassar yang mengantongi 10 hasil imbang, serta Persebaya Surabaya, Bali United, dan Persis Solo yang masing-masing mencatatkan sembilan seri.
Kegagalan Persija Jakarta Mendekati Puncak
Di sisi lain, hasil imbang ini menjadi kekecewaan besar bagi Persija Jakarta karena mereka kehilangan momentum berharga untuk terus menempel ketat para pesaing di papan atas. Skuad Macan Kemayoran sebenarnya memiliki peluang emas untuk membalikkan keadaan melalui penalti Maxwell Souza pada menit ke-41, namun sayangnya tendangan tersebut berhasil dimentahkan oleh kiper Cahya Supriadi.
Akibat kegagalan meraih kemenangan, Persija kini tertahan di peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi 59 poin. Selisih poin mereka dengan Persib Bandung yang berada di puncak klasemen dengan 65 poin pun semakin melebar dan kini menjadi kian sulit untuk dikejar di sisa musim.
Selain tertinggal dari Persib Bandung, posisi Persija juga masih berada di bawah bayang-bayang Borneo FC yang menempati peringkat kedua dengan keunggulan empat angka. Dengan hanya tersisa lima pertandingan di musim ini, peluang anak asuh Mauricio Souza untuk merengkuh gelar juara BRI Super League dipastikan akan menjadi tantangan yang sangat berat.