Alih-alih Cook Mundur, Trump Justru Ungkap Sering Dihubungi Bos Apple untuk Minta Bantuan

Alih-alih Cook Mundur, Trump Justru Ungkap Sering Dihubungi Bos Apple untuk Minta Bantuan

Pengumuman pengunduran diri Tim Cook dari jabatan CEO Apple telah mengejutkan dunia teknologi dan memicu berbagai tanggapan dari sejumlah tokoh berpengaruh di kancah internasional. Salah satu reaksi yang paling mencuri perhatian datang dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menyampaikan pujian tinggi melalui platform sosial medianya, Truth Social, pada Selasa (21/4/2026).

Dalam unggahan tersebut, Trump secara blak-blakan mengeklaim bahwa Apple mencapai kesuksesan yang jauh lebih besar di bawah kepemimpinan Cook dibandingkan jika perusahaan itu masih dipimpin oleh mendiang Steve Jobs. Trump juga mengenang awal mula kedekatannya dengan Cook yang berawal dari sebuah panggilan telepon penting pada masa jabatan pertamanya sebagai presiden Amerika Serikat.

Momen itu terjadi saat Tim Cook, yang sering dijuluki "Tim Apple" oleh Trump, menghubunginya secara langsung untuk meminta bantuan pemerintah guna menyelesaikan sebuah masalah besar yang bersifat mendesak. Trump merasa sangat bangga ketika menerima telepon tersebut dan berseloroh bahwa bos dari perusahaan sebesar Apple rela menghubungi dirinya secara pribadi untuk mencari dukungan politik.

Presiden Trump menilai langkah Cook sangat tepat sehingga ia segera bergerak memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh perusahaan teknologi raksasa yang berbasis di Cupertino tersebut. Trump memuji kecerdikan Cook yang memilih untuk berkomunikasi langsung dengan kepala negara daripada menghabiskan dana jutaan dollar AS untuk menyewa jasa konsultan pelobi profesional di Washington.

Berkat serangkaian bantuan besar yang telah diberikan, Trump tidak ragu menyebut Cook sebagai seorang manajer serta pemimpin yang sangat luar biasa dalam mengelola operasional perusahaan. Meski memberikan banyak bantuan, Trump sempat berkelakar bahwa ia tidak selalu mengabulkan keinginan Cook karena beberapa permintaan dianggap terlalu berani dan agresif.

Di akhir pernyataannya, Trump menegaskan kekagumannya terhadap rekam jejak karier Tim Cook yang ia anggap hampir tidak tertandingi oleh pemimpin perusahaan mana pun di dunia. Walaupun posisi CEO Apple akan segera diserahkan kepada John Ternus pada 1 September 2026 mendatang, Cook ternyata masih akan memegang peran strategis di perusahaan tersebut.

Setelah resmi meletakkan jabatannya sebagai CEO, Tim Cook akan mengemban posisi baru sebagai Executive Chairman yang memungkinkannya tetap aktif dalam manajemen tingkat tinggi. Apple menjelaskan bahwa Cook akan menangani aspek-aspek spesifik, khususnya yang berkaitan dengan interaksi bersama para pembuat kebijakan dan pemerintah di berbagai belahan dunia.

Penugasan baru ini mengisyaratkan bahwa Cook tetap menjadi ujung tombak Apple dalam menghadapi dinamika politik di Gedung Putih guna melindungi kepentingan bisnis perusahaan. Sementara itu, John Ternus sebagai CEO baru dapat lebih fokus pada pengembangan lini produk bertenaga kecerdasan buatan (AI) serta strategi bisnis inti Apple ke depannya.

Disclaimer:
Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber: tekno.kompas.com tanpa mengubah fakta pada artikel asli.