Selebgram kenamaan Clara Shinta akhirnya mengungkapkan detail mengenai isi gugatan cerai yang ia ajukan terhadap suaminya, Muhammad Alexander Assad, di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Dalam pernyataannya, Clara menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak mencantumkan tuntutan terkait harta gono-gini dalam proses hukum tersebut.
Keputusan tersebut diambil bukan tanpa pertimbangan matang, melainkan karena didasari oleh kesepakatan pemisahan aset yang sudah mereka bangun sejak awal ikatan pernikahan. Clara menjelaskan bahwa mereka telah sepakat untuk mengelola harta masing-masing secara mandiri, sehingga tidak ada pembagian aset bersama yang perlu diperdebatkan di meja hijau.
Saat ditemui awak media di kantor Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) kawasan Jakarta Timur pada Kamis, 16 April 2026, Clara memberikan konfirmasi langsung mengenai hal tersebut. Ia menegaskan tidak meminta bagian apa pun dari kekayaan suami karena kepemilikan harta mereka memang sudah terpisah secara hukum sejak awal.
Ibu dari dua orang anak ini menambahkan bahwa fokus utamanya dalam proses perceraian ini sama sekali bukan mengenai persoalan materi atau kekayaan. Baginya, prioritas yang paling penting saat ini adalah memastikan seluruh proses perpisahan tersebut dapat diselesaikan dengan cara yang tenang dan damai.
Clara Shinta menyampaikan keinginannya agar perpisahan ini tidak meninggalkan perselisihan atau konflik yang berkepanjangan bagi kedua belah pihak. Ia berharap hubungan yang diawali dengan baik-baik tersebut juga bisa diakhiri dengan cara yang sopan dan terhormat demi kebaikan bersama.
Sebelum adanya kabar perceraian ini, publik sempat mengenal sosok suami Clara Shinta sebagai pribadi yang religius dan memiliki gaya hidup yang sehat. Clara pernah mengungkapkan bahwa pasangannya tersebut merupakan sosok yang taat menjalankan ibadah dan menghindari kebiasaan buruk seperti mengonsumsi alkohol.
Namun, dinamika hubungan mereka kini berada di ujung tanduk seiring dengan bergulirnya proses persidangan di Pengadilan Agama. Meskipun menghadapi berbagai isu terkait keretakan rumah tangga, Clara tetap memilih untuk bersikap tegar dan tidak banyak menuntut dalam gugatannya.
Detail Tuntutan dan Persidangan
Meskipun mengabaikan urusan harta bersama, Clara dikabarkan tetap memperhatikan hak-hak dasar yang berkaitan dengan keberlangsungan hidup dan masa depan buah hatinya. Hal ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawabnya sebagai orang tua meskipun hubungan suami istri mereka nantinya akan berakhir secara resmi.
| Kategori Tuntutan | Keterangan |
|---|---|
| Harta Gono-Gini | Tidak dituntut (Pemisahan Aset) |
| Status Hukum | Proses Gugatan Cerai |
| Tujuan Akhir | Perpisahan secara damai dan baik-baik |
| Tanggal Pernyataan | 16 April 2026 |
Di sisi lain, muncul pula informasi mengenai kewajiban nafkah bulanan sebesar Rp5 juta yang harus dipenuhi oleh pihak suami jika ingin mendapatkan akses bertemu dengan sang anak. Syarat ini menjadi bagian dari komitmen Clara dalam menjaga kesejahteraan anak-anaknya di tengah proses perceraian yang sedang berlangsung saat ini.
Selain persoalan rumah tangganya, Clara Shinta saat ini juga tengah dihadapkan pada tantangan hukum lain berupa tuntutan materiil senilai miliaran rupiah dari pihak eksternal. Namun, sang selebgram menyatakan tidak gentar dan telah menyiapkan langkah hukum balasan berupa somasi untuk menghadapi tuntutan yang diarahkan kepadanya tersebut.
Dengan berbagai persoalan yang melilitnya, Clara Shinta tetap berusaha menunjukkan profesionalisme dan ketenangan di hadapan publik serta media massa. Ia menegaskan bahwa segala langkah yang diambil saat ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan terbaik bagi dirinya dan anak-anak.