Huawei secara resmi memperkenalkan kembali lini ponsel unggulan seri Mate ke pasar gadget Indonesia melalui peluncuran Huawei Mate 80 Pro pada Kamis (16/4/2026). Kehadiran ponsel ini sangat dinantikan karena seri Mate sempat absen cukup lama dari tanah air setelah peluncuran terakhir Mate 40 Pro pada Oktober 2020 silam.
Kembalinya seri flagship ini ditandai dengan desain Mate 80 Pro yang tampak mewah dan premium, lengkap dengan modul kamera ikonik serta tiga opsi warna yaitu hitam, emas, dan hijau. Ponsel ini menampilkan estetika yang elegan berkat perpaduan rangka samping glossy serta bodi belakang bermaterial matte yang diberi sentuhan glitter menawan.
Sisi layar perangkat ini juga sangat unik karena mengadopsi tiga punch hole yang berfungsi sebagai rumah bagi kamera selfie serta sensor 3D ToF untuk sistem pengenalan wajah. Secara fisik, Huawei Mate 80 Pro memiliki dimensi 161,8 x 76 x 7,95 mm dengan bobot seberat 219 gram yang memberikan kesan kokoh saat berada dalam genggaman pengguna.
Spesifikasi Performa dan Memori
Terkait sektor dapur pacu, pihak Huawei memang belum mengungkap jenis chipset yang digunakan untuk unit di Indonesia secara terbuka, meski varian China diketahui mengusung SoC Kirin 9030 Pro. Untuk mendukung performanya, ponsel ini dibekali dengan kapasitas memori yang luas yakni RAM sebesar 16 GB dan penyimpanan internal mencapai 512 GB.
Daya tahan perangkat ini disokong oleh baterai berkapasitas 5.500 mAh yang telah mendukung teknologi pengisian daya cepat 100 watt melalui kabel serta 80 watt secara nirkabel. Selain itu, terdapat fitur reverse charging sebesar 18 watt yang memungkinkan Huawei Mate 80 Pro digunakan untuk mengisi daya perangkat lain layaknya sebuah power bank.
Dari aspek perangkat lunak, Mate 80 Pro menjalankan HarmonyOS buatan internal Huawei dan tidak menggunakan sistem operasi Android seperti kebanyakan ponsel di pasaran. Dampaknya, perangkat ini tidak menyertakan layanan Google Mobile Services (GMS) serta aplikasi populer Google seperti Play Store, YouTube, Maps, hingga Google Drive.
Sebagai gantinya, Huawei menyediakan ekosistem Huawei Mobile Services (HMS) dengan toko aplikasi resmi bernama Huawei AppGallery untuk memenuhi kebutuhan aplikasi para penggunanya. Fitur konektivitas lainnya juga cukup lengkap mulai dari dukungan WiFi, Bluetooth 6, GPS, NFC, hingga penggunaan port USB tipe C untuk transfer data.
Keamanan perangkat ini didukung oleh sensor pemindai sidik jari yang terletak di sisi bodi serta ketahanan terhadap elemen luar berkat sertifikasi IP68 dan IP69. Ponsel yang hadir dalam pilihan warna hijau, emas, dan hitam ini dirancang untuk tahan terhadap paparan debu maupun rendaman air pada kedalaman tertentu.
Harga dan Ketersediaan
Di pasar Indonesia, Huawei Mate 80 Pro secara resmi dibanderol dengan harga Rp 16.999.000 untuk satu-satunya varian memori yang tersedia bagi konsumen. Penjualan perdana perangkat ini akan mulai dibuka pada tanggal 24 April melalui situs belanja resmi milik Huawei serta berbagai marketplace mitra di tanah air.
| Komponen Spesifikasi | Detail Huawei Mate 80 Pro |
|---|---|
| Dimensi dan Berat | 161,8 mm x 76 mm x 7,95 mm; 219 gram |
| Layar | 6,75 inci LTPO AMOLED, Full HD Plus, Refresh Rate 120 Hz |
| Kecerahan Layar | Hingga 8.000 nits dengan perlindungan Kunlun Glass Generasi Kedua |
| Kamera Depan | 13 MP (f/2.0) dan Dual Sensor 3D Time-of-Flight (ToF) |
| Kamera Belakang | 50 MP Utama (Aperture f/1.4-f/4.0), 40 MP Ultrawide, 48 MP Telefoto Makro |
| Chipset dan Memori | Kirin 9030 Pro (Versi China), RAM 16 GB, ROM 512 GB |
| Baterai | 5.500 mAh, Wired 100W, Wireless 80W, Reverse Charging 18W |
| Fitur Lainnya | HarmonyOS, HMS, AppGallery, NFC, IP68/IP69, Bluetooth 6 |
| Harga | Rp 16.999.000 |