Dalam Seminggu, Harga Emas Antam Melonjak Rp 66 Ribu dan Buyback Naik Rp 96 Ribu

Dalam Seminggu, Harga Emas Antam Melonjak Rp 66 Ribu dan Buyback Naik Rp 96 Ribu

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan kenaikan signifikan sebesar Rp 66.000 per gram sepanjang pekan perdagangan 13 hingga 18 April 2026. Berdasarkan data resmi dari situs Logam Mulia, harga emas 24 karat yang awalnya dibuka di level Rp 2.818.000 pada Senin pagi berhasil menyentuh angka Rp 2.884.000 per gram pada penutupan Sabtu.

Pergerakan nilai logam mulia ini terpantau sangat dinamis dengan pencapaian angka tertinggi pada hari Rabu yang sempat menyentuh Rp 2.893.000 per gram. Meskipun sempat mengalami koreksi pada hari Kamis dan Jumat, tren harga kembali menguat menjelang akhir pekan hingga mencapai posisi finalnya.

Kenaikan Harga Buyback dan Ketentuan Pajak

Selain harga jual, nilai beli kembali atau buyback emas Antam juga mengalami lonjakan drastis sebesar Rp 96.000 per gram dalam kurun waktu satu minggu yang sama. Harga pembelian kembali oleh perusahaan yang semula berada di angka Rp 2.585.000 kini telah merangkak naik menjadi Rp 2.681.000 per gram.

Perlu diperhatikan bahwa setiap transaksi buyback dengan nilai nominal di atas Rp 10.000.000 kini mengacu pada regulasi terbaru dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81 Tahun 2024. Sesuai aturan tersebut, nasabah akan dikenakan potongan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen yang langsung dipangkas dari total nilai transaksi.

Rincian Pergerakan Harga Harian

Sebagai referensi bagi para investor emas, berikut adalah rincian fluktuasi harga emas Antam selama periode pekan ketiga bulan April 2026. Data ini menunjukkan tren positif bagi pemegang aset investasi aman di tengah dinamika pasar keuangan global.

Tanggal Transaksi Harga Emas (per Gram)
13 April 2026 Rp 2.818.000
14 April 2026 Rp 2.863.000
15 April 2026 Rp 2.893.000
16 April 2026 Rp 2.888.000
17 April 2026 Rp 2.868.000
18 April 2026 Rp 2.884.000

Peningkatan tajam ini merefleksikan kepercayaan pasar terhadap komoditas emas sebagai instrumen lindung nilai yang masih sangat diminati oleh masyarakat luas. Kenaikan harga buyback yang lebih tinggi dibandingkan harga jual memberikan keuntungan lebih bagi masyarakat yang berniat mencairkan investasinya saat ini.

Disclaimer:
Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber: finance.detik.com tanpa mengubah fakta pada artikel asli.