Perselisihan rumah tangga yang melibatkan selebgram Inara Rusli, Insanul Fahmi, dan Wardatina Mawa hingga kini masih terus berlanjut melalui jalur hukum di kepolisian. Di tengah memanasnya konflik akibat aksi saling lapor tersebut, kuasa hukum Insanul Fahmi yakni Tommy Tri Yunanto memaparkan kondisi terkini hubungan antara kliennya dengan Wardatina Mawa.
Tommy Tri Yunanto menjelaskan bahwa hingga saat ini jalinan komunikasi antara Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa tetap terjaga dengan cukup harmonis. Langkah ini sengaja diambil oleh kedua belah pihak karena mereka sepakat untuk menempatkan kepentingan anak sebagai prioritas utama di atas proses hukum yang sedang bergulir.
Upaya Meredam Konflik demi Kesejahteraan Anak
Hubungan baik yang masih terjalin antara Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa dikonfirmasi langsung oleh Tommy saat ia ditemui di Polda Metro Jaya pada Kamis (16/4/2026). Ia menegaskan bahwa dasar dari terjaganya komunikasi tersebut semata-mata adalah demi keberlangsungan masa depan buah hati mereka.
Saat ini, kedua belah pihak memilih untuk menahan diri guna menjaga situasi agar tidak semakin memanas dan lebih terkendali. Tommy menyebutkan bahwa kliennya maupun pihak lawan sedang dalam fase mendinginkan suasana sembari mengikuti prosedur hukum yang ada.
Selaku kuasa hukum, Tommy Tri Yunanto menekankan bahwa fokus utama kliennya saat ini adalah menyelesaikan setiap permasalahan hukum satu demi satu secara sistematis. Ia juga menyatakan akan menghargai sepenuhnya setiap proses yang berjalan, termasuk jika muncul adanya gugatan perceraian dalam waktu dekat.
Harapan Terbukanya Pintu Perdamaian
Pihak Insanul Fahmi menyatakan bahwa saat ini mereka lebih mengedepankan kepastian hukum sekaligus tetap membuka peluang untuk menempuh jalan damai. Harapan untuk mengakhiri perselisihan secara kekeluargaan masih tetap ada apabila memang ditemukan titik temu yang disepakati kedua pihak.
Hingga sekarang, proses penyidikan atas laporan Wardatina Mawa mengenai dugaan perzinaan masih terus didalami oleh pihak kepolisian secara intensif. Kuasa hukum sangat berharap semua pihak yang terlibat dapat bersikap kooperatif agar permasalahan ini segera selesai dan menghasilkan keadilan bagi Insanul Fahmi, Inara Rusli, maupun Wardatina Mawa.