Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja ke Komplek Pergudangan Banjarkemantren milik Perum BULOG Cabang Surabaya di Jawa Timur yang disambut langsung oleh Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani. Agenda ini bertujuan untuk melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi riil serta ketersediaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang saat ini berada di bawah pengelolaan BULOG.
Dalam pertemuan tersebut, Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa ketahanan stok pangan nasional saat ini berada pada posisi yang sangat aman dan kokoh bagi seluruh masyarakat. Ia memaparkan data terkini yang menunjukkan bahwa Cadangan Beras Pemerintah di gudang BULOG telah menyentuh angka 4,9 juta ton, yang sekaligus mencatatkan rekor tertinggi dalam sejarah kedaulatan pangan Indonesia.
| Kategori Data Pangan | Jumlah/Status |
|---|---|
| Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Saat Ini | 4,9 Juta Ton |
| Target Stok Jangka Pendek | 5 Juta Ton |
| Status Ketersediaan | Sangat Kuat (Rekor Tertinggi Sejarah) |
Pihak BULOG menyatakan bahwa kegiatan pemantauan ini merupakan wujud nyata dari komitmen perusahaan dalam menjaga transparansi serta akuntabilitas tata kelola stok pangan nasional. Ahmad Rizal juga menekankan bahwa pihaknya senantiasa memberikan akses luas bagi publik untuk memantau langsung keadaan stok di lapangan guna memastikan informasi yang akurat.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif keterbukaan informasi yang diterapkan oleh jajaran manajemen Perum BULOG dalam mengelola cadangan negara. Ia berpendapat bahwa keterlibatan berbagai pihak, mulai dari kalangan akademisi, pakar, hingga organisasi kemahasiswaan, menjadi instrumen krusial dalam melakukan verifikasi silang terhadap validitas data di gudang.
Andi Amran mengungkapkan kekagumannya atas pola kerja BULOG yang profesional dan transparan dalam membangun kepercayaan masyarakat melalui keterbukaan data secara faktual. Menurutnya, partisipasi aktif dari elemen masyarakat dalam mengawasi cadangan pangan akan menjamin tidak adanya selisih informasi antara laporan administratif dan realitas di lapangan.
Di sisi lain, Pemerintah terus memperkokoh berbagai langkah strategis guna mengantisipasi ancaman global, termasuk dampak buruk fenomena iklim El Nino yang berpotensi mengganggu siklus produksi. Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah dengan memperkuat infrastruktur sistem irigasi di berbagai wilayah serta menjalankan beragam program perlindungan pangan strategis lainnya.
Kunjungan ini mempertegas solidnya sinergi antara instansi pemerintah dan Perum BULOG dalam mengawal stabilitas pasokan serta menjaga kedaulatan pangan di seluruh pelosok tanah air. Kerja sama ini difokuskan untuk menjamin bahwa ketersediaan pangan bagi rakyat tetap terjaga pada jumlah yang cukup, berkualitas, serta memiliki harga yang terjangkau.
Perum BULOG menyatakan kesiapannya untuk terus mempertahankan kepercayaan publik melalui sistem pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah yang dilakukan secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan. Komitmen ini diharapkan mampu menjadi pilar utama dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan nasional di masa mendatang dengan integritas yang tinggi.