Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara khusus memberikan pembekalan materi dalam agenda retret Ketua DPRD se-Indonesia yang diselenggarakan di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu siang (18/4). Sesi penyampaian materi tersebut berlangsung secara tertutup dan dihadiri oleh para pimpinan wakil rakyat dari seluruh wilayah tanah air yang menjadi peserta dalam kegiatan tersebut.
Pada awal sesi pembukaan, pidato yang disampaikan oleh Presiden Prabowo sempat disaksikan oleh awak media dan disiarkan secara langsung melalui saluran resmi YouTube Sekretariat Presiden. Namun, siaran langsung tersebut segera dihentikan dan pertemuan dinyatakan tertutup bagi publik sesaat sebelum Kepala Negara mulai memaparkan substansi materi intinya kepada para hadirin.
Setelah agenda tersebut usai, sejumlah pimpinan dewan yang hadir mulai membagikan garis besar atau bocoran mengenai isi instruksi yang disampaikan oleh Presiden Prabowo dalam pertemuan privat tersebut. Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron, menjelaskan bahwa Presiden kembali menekankan pentingnya pedoman Asta Cita agar selaras dengan implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) di tingkat daerah.
Ade Sukron menegaskan bahwa sinkronisasi antara Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan program nasional sangat krusial agar terjadi ketersambungan visi pembangunan yang harmonis. Menurutnya, Presiden Prabowo sangat berharap agar apa yang sudah dirumuskan di tingkat pusat dapat dijalankan dengan baik oleh seluruh pemerintah daerah di Indonesia.
Lebih lanjut, politikus Partai Golkar tersebut memaparkan bahwa Presiden Prabowo juga memberikan berbagai informasi mendalam mengenai besarnya potensi yang dimiliki oleh bangsa Indonesia jika dikelola secara maksimal. Pemanfaatan potensi di sektor pangan, kelautan, serta sumber daya mineral diyakini akan menjadi kunci utama dalam merealisasikan target Indonesia Emas pada tahun 2045 mendatang.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden turut menginstruksikan agar daerah memberikan dukungan penuh terhadap program strategis nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembentukan Koperasi Merah Putih. Ade menyampaikan bahwa program-program tersebut dipandang sebagai bentuk investasi jangka panjang yang memerlukan kontribusi aktif dari pemerintah daerah agar dapat berjalan sesuai harapan.
Ketua Umum Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (Adeksi), Dance Ishak Palit, turut mengonfirmasi bahwa penekanan utama Presiden dalam materinya adalah mengenai implementasi program Asta Cita kabinet pemerintahan saat ini. Dance, yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Salatiga, menyatakan bahwa legislator di daerah memiliki kewajiban untuk menerjemahkan setiap program nasional tersebut ke dalam kebijakan lokal.
Dance menilai bahwa kegiatan retret di Akmil Magelang ini menjadi momentum yang sangat baik untuk membangun konsolidasi serta memperkuat hubungan antara pemerintah pusat dan daerah. Ia menambahkan bahwa keakraban yang terjalin antarpeserta memudahkan kolaborasi antar-DPRD di masa depan karena para pimpinan dewan kini sudah merasa seperti saudara sendiri.
Fokus utama dari instruksi yang diberikan oleh Prabowo Subianto memang lebih banyak menitikberatkan pada aspek konsolidasi demi memastikan kerja sama yang solid antara pusat dan daerah. Melalui sinergi yang kuat, diharapkan seluruh program pembangunan yang telah direncanakan pemerintah pusat dapat terakselerasi dengan efektif melalui peran aktif pimpinan legislatif di tingkat daerah.