Jule Dikritik karena Pakaikan Lipstik dan Parfum Dewasa ke Putrinya

Jule Dikritik karena Pakaikan Lipstik dan Parfum Dewasa ke Putrinya

Selebgram Julia Prastini yang akrab disapa Jule kini tengah menjadi pusat perhatian publik setelah tindakannya memakaikan produk kosmetik dewasa kepada putrinya, Na Jena, menuai kecaman luas. Insiden ini bermula saat selebgram berusia 25 tahun tersebut melakukan siaran langsung di platform TikTok pada tanggal 18 April 2026 yang lalu.

Dalam tayangan tersebut, Jule terlihat mengaplikasikan pewarna bibir atau liptint serta menyemprotkan parfum yang diperuntukkan bagi orang dewasa kepada sang buah hati yang masih balita. Cuplikan video dari sesi siaran langsung itu kemudian diunggah kembali oleh akun media sosial @zeaidenn yang secara tegas menyoroti berbagai risiko kesehatan dari penggunaan produk tersebut pada anak-anak.

Risiko Kesehatan Penggunaan Kosmetik Dewasa pada Balita

Akun pengunggah video tersebut memberikan peringatan keras kepada para ibu maupun calon ibu agar tidak meniru tindakan Julia Prastini yang dianggap membahayakan keselamatan balita. Ia menyoroti bagaimana Na Jena yang belum memahami situasi tersebut justru menghisap bibirnya yang telah diolesi liptint karena mengira produk tersebut adalah sebuah permen.

Kekhawatiran publik semakin meningkat lantaran liptint pada umumnya mengandung bahan kimia serta pewarna sintetis yang tidak termasuk dalam kategori food grade atau aman untuk dikonsumsi. Jika zat-zat kimia tersebut tertelan oleh balita, maka risiko terjadinya gangguan pencernaan yang serius hingga iritasi pada mukosa mulut menjadi sangat tinggi.

Selain masalah pencernaan, kandungan logam berat yang sering ditemukan dalam produk riasan wajah orang dewasa memiliki potensi besar untuk mengganggu perkembangan sistem saraf anak. Kulit bayi dan balita yang masih sangat tipis juga sangat rentan mengalami reaksi alergi serta dermatitis akibat paparan bahan kimia yang keras tersebut.

Zat pengawet yang terkandung di dalam produk pewarna bibir dewasa juga dapat memicu efek samping fisik secara langsung pada area mulut anak. Dampak negatif yang mungkin terjadi antara lain adalah bibir balita menjadi gatal-gatal, mengalami pecah-pecah, hingga munculnya pembengkakan yang menyakitkan.

Bahaya Kandungan Parfum bagi Saluran Pernapasan Anak

Tidak hanya liptint, penggunaan parfum dewasa pada tubuh balita juga memiliki konsekuensi kesehatan yang tidak kalah serius bagi sistem pernapasan mereka. Parfum untuk orang dewasa biasanya mengandung kadar alkohol yang tinggi serta berbagai jenis pewangi sintetis yang dapat mengiritasi saluran pernapasan anak secara mendadak.

Paparan uap parfum yang menyengat tersebut dapat menyebabkan balita mengalami sesak napas atau gangguan pernapasan lainnya dalam waktu singkat setelah penyemprotan dilakukan. Akun @zeaidenn juga menjelaskan bahwa jika paparan ini terjadi secara berulang dan terus-menerus, maka kandungan kimia tertentu dalam parfum bisa berakibat fatal.

Salah satu zat kimia berbahaya yang disoroti adalah phthalates, yang sering ditemukan sebagai pengikat aroma pada produk parfum komersial dewasa. Zat ini dikenal sebagai pengganggu sistem hormon atau endocrine disruptor yang dapat mengacaukan pertumbuhan alami serta perkembangan sistem reproduksi pada anak-anak.

Sebagai tambahan informasi mengenai risiko eksternal, parfum orang dewasa yang mengenai kulit balita secara langsung berisiko menyebabkan iritasi kulit yang parah. Julia Prastini sendiri sebelumnya sempat menarik perhatian publik karena klaimnya yang menyatakan bahwa ia masih terus didekati oleh banyak pengiklan meskipun sempat menghadapi gerakan boikot.

Berikut adalah ringkasan mengenai kandungan bahan berbahaya dan potensi dampak kesehatan yang bisa terjadi pada anak akibat penggunaan produk dewasa:

Jenis Produk Kandungan Berbahaya Dampak Kesehatan pada Balita
Liptint Dewasa Logam berat, pewarna sintetis, bahan kimia non-food grade Gangguan saraf, iritasi mukosa mulut, alergi kulit, bibir bengkak, dan gangguan pencernaan.
Parfum Dewasa Alkohol, pewangi sintetis, phthalates Iritasi saluran pernapasan, sesak napas, gangguan sistem hormon, dan iritasi kulit langsung.

Kasus ini menambah panjang daftar kontroversi yang melibatkan Julia Prastini, setelah sebelumnya suaminya, Na Daehoon, sempat mengancam akan menempuh jalur hukum terkait tuduhan KDRT. Hingga saat ini, perdebatan mengenai gaya pengasuhan Jule terus bergulir di media sosial seiring dengan meningkatnya kesadaran publik terhadap keamanan produk anak.

Disclaimer:
Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber: celebrity.okezone.com tanpa mengubah fakta pada artikel asli.