Masyarakat kini dapat dengan mudah memeriksa status bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos) lewat ponsel. Layanan ini sangat berguna bagi warga yang ingin tahu apakah namanya terdaftar sebagai penerima bantuan seperti PKH dan BPNT untuk tahap dua di bulan April 2026 tanpa harus datang ke kantor desa atau dinas sosial.
Cara untuk mengecek bansos cukup mudah dan dapat dilakukan kapan saja selagi terhubung dengan internet. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan langkah-langkah pengecekan yang dapat dilakukan oleh masyarakat.
Cara Mengecek Bansos Kemensos April 2026
Pengecekan bansos kemensos untuk tahap 2 pada April 2026 dapat dilakukan dengan mengakses situs resmi Kemensos, yaitu cekbansos.kemensos.go.id, serta melalui aplikasicek bansos. Berikut adalah langkah-langkahnya.
Cek Melalui Aplikasi Cek Bansos Kemensos
Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store (Android) atau App Store (iOS). Setelah itu, buka aplikasi dan lakukan registrasi menggunakan nomor handphone yang aktif.
Verifikasi akun dengan kode OTP yang dikirim via SMS. Selanjutnya, login ke aplikasi menggunakan akun yang telah dibuat dan pilih menu “Cek Bansos” di dashboard.
Masukkan NIK atau nama lengkap sesuai dengan KTP. Pilih lokasi domisili, seperti provinsi, kota, kecamatan, dan kelurahan lalu tekan tombol “Cek” untuk melihat hasilnya.
Aplikasi ini juga memungkinkan pengguna untuk mengajukan usulan sebagai calon penerima bansos jika memenuhi kriteria yang ditentukan.
Cek Melalui Web cekbansos.kemensos.go.id
Warga dapat mengakses laman pencarian di cekbansos.kemensos.go.id melalui peramban. Masukkan deret angka NIK sesuai data KTP dan ketik huruf kode keamanan yang tampil di layar.
Jika kode tidak terbaca, pengguna dapat menekan ikon penyegar (refresh). Setelah itu, tekan tombol bertuliskan 'CARI DATA' untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.
Jenis Bansos yang Cair pada Tahun 2026
Pada pencairan tahap 2, pemerintah akan menyalurkan beberapa jenis bansos utama, terutama PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai). PKH disalurkan kepada keluarga yang memenuhi kategori tertentu, seperti ibu hamil, balita, pelajar SD hingga SMA, penyandang disabilitas, serta lansia.
Besaran bantuan berbeda-beda tergantung jumlah komponen dalam keluarga. Berikut adalah besaran penerima PKH per kategori pada Tahun 2026:
| Kategori | Besaran Bantuan |
|---|---|
| Ibu hamil | Rp3 juta (Rp750.000 per tahap) |
| Anak usia dini (0-6 tahun) | Rp3 juta (Rp750.000 per tahap) |
| Siswa SD | Rp900.000 (Rp225.000 per tahap) |
| Siswa SMP | Rp1,5 juta (Rp375.000 per tahap) |
| Siswa SMA | Rp2 juta (Rp500.000 per tahap) |
| Disabilitas berat | Rp2,4 juta (Rp600.000 per tahap) |
| Lanjut usia 60 tahun ke atas | Rp2,4 juta (Rp600.000 per tahap) |
| Korbans pelanggaran HAM berat | 10,8 juta (2,7 juta per tahap) |
Sementara itu, BPNT disalurkan dalam bentuk bantuan pangan senilai Rp200.000 per bulan yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok melalui e-warong.
Jadwal Pencairan Bansos
Pencairan bansos tahap 2 umumnya dilakukan antara April hingga Juni. Meski demikian, waktu pencairan dapat bervariasi di setiap daerah tergantung pada kesiapan administrasi dan mekanisme penyaluran bank Himbara.
Berikut adalah rincian tahapan penyaluran bansos:
- Tahap 1: Januari-Maret 2026
- Tahap 2: April-Juni 2026
- Tahap 3: Juli-September 2026
- Tahap 4: Oktober-Desember 2026
Kesimpulan
Kemudahan layanan pengecekan bansos Kemensos secara daring melalui ponsel memberikan solusi praktis bagi masyarakat untuk memantau status bantuan sosial tahap 2 April 2026. Dengan mengakses laman resmi dan memasukkan data sesuai KTP, masyarakat dapat mengetahui apakah bantuan PKH atau BPNT sudah dicairkan, masih dalam proses, atau memerlukan pembaruan data.
Karena penyaluran dilakukan secara bertahap, masyarakat disarankan untuk rutin memeriksa status dan memastikan data kependudukan tetap valid agar pencairan berjalan lancar dan bantuan diterima tepat waktu.
Sumber referensi: Kompas TV.