Prediksi IHSG dan Saham Pilihan Hari Ini Jumat 17 April 2026

Prediksi IHSG dan Saham Pilihan Hari Ini Jumat 17 April 2026

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan terus bergerak dalam fase konsolidasi jangka pendek pada perdagangan hari Jumat, 17 April 2026. Pergerakan ini dibayangi oleh tekanan jual yang masih berlanjut di pasar modal Indonesia setelah penutupan perdagangan sebelumnya.

Berdasarkan laporan riset dari MNC Sekuritas, pada perdagangan Kamis, 16 April 2026, indeks mengalami koreksi tipis sebesar 0,03 persen ke level 7.621. Sepanjang hari tersebut, pergerakan indeks berada di rentang harga 7.575 hingga 7.705 dengan dinamika pasar yang cukup variatif.

Data perdagangan menunjukkan terdapat 356 saham yang mengalami penguatan, sementara 318 saham terpantau melemah, dan 147 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga. Nilai kapitalisasi pasar pada saat itu tercatat berada pada posisi Rp13.610 triliun berdasarkan pantauan otoritas bursa.

Proyeksi Teknis dan Pergerakan Indeks

MNC Sekuritas menjelaskan secara teknikal bahwa posisi IHSG saat ini diperkirakan merupakan bagian dari wave [iv] dalam skenario utama atau wave B sebagai alternatifnya. Kondisi struktur ini memberikan peluang bagi indeks untuk melakukan penguatan terbatas menuju target rentang 7.786 sampai 7.843.

Meskipun ada peluang kenaikan, potensi tersebut dinilai masih dalam tahap uji resisten sehingga belum menjadi sinyal kuat untuk perubahan tren secara total. Para pelaku pasar diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan adanya koreksi lanjutan yang bisa menekan posisi indeks lebih dalam.

Area dukungan atau support terdekat diproyeksikan berada pada kisaran level 7.453 hingga 7.575 untuk menjaga stabilitas pergerakan. Jika tekanan terus meningkat, level krusial berikutnya yang perlu diperhatikan berada pada angka 7.488 dan level lebih rendah di 7.351.

Rekomendasi Saham Pilihan

Dalam situasi pasar yang sedang berkonsolidasi, analis menyarankan strategi beli saat harga melemah atau buy on weakness untuk sejumlah saham pilihan. Saham PT Bank KB Bukopin Tbk. (BBKP) menjadi salah satu yang direkomendasikan karena berpotensi mengalami koreksi jangka pendek di akhir fase penguatan wave [iii].

Investor dapat mencermati area beli untuk BBKP pada kisaran harga Rp63 sampai Rp65 per lembar saham sesuai dengan analisis gelombang tersebut. Selain itu, PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) juga diprediksi masih berada dalam fase koreksi wave [ii] yang membuka peluang akumulasi.

Rentang harga Rp815 hingga Rp835 menjadi area yang disarankan bagi pelaku pasar untuk melakukan pembelian saham BRMS secara bertahap. Sementara itu, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) menunjukkan sinyal positif dengan adanya indikasi penguatan lanjutan pada awal fase wave [v].

Rekomendasi beli untuk saham CPIN berada di kisaran harga Rp4.400 sampai Rp4.440 guna memanfaatkan potensi kenaikan harga di masa depan. Saham PT J Resources Asia Pasifik Tbk. (PSAB) juga dipandang masih memiliki tren naik yang konsisten dalam struktur wave [iii] dari wave C.

Area beli untuk saham PSAB disarankan pada rentang harga Rp545 hingga Rp565 per saham bagi para investor yang ingin masuk. Pada sesi pembukaan perdagangan Jumat, 17 April 2026, IHSG terpantau menguat ke level 7.632,80 dengan dukungan dari sejumlah saham berkapitalisasi besar.

Statistik Pergerakan Pasar

Saham-saham big caps seperti ASII, TPIA, UNVR, TLKM, hingga AMMN tercatat turut melaju dan memberikan dorongan positif bagi indeks. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga pukul 09.02 WIB, indeks naik 0,14 persen atau setara 10,98 poin ke posisi 7.632,36.

Parameter Pasar Nilai / Posisi
Level Pembukaan (17 April) 7.632,80
Level Terendah Sesi Pagi 7.626,17
Level Tertinggi Sesi Pagi 7.659,33
Kapitalisasi Pasar Rp13.625,27 Triliun
Saham Menguat 256 Saham
Saham Melemah 258 Saham
Saham Stagnan 185 Saham

Memasuki awal perdagangan sesi II pukul 14.29 WIB, IHSG tercatat masih menguat sebesar 0,15 persen atau naik 10,85 poin ke level 7.632,23. Pada momen tersebut, komposisi pasar terdiri dari 337 saham yang menguat, 350 saham melemah, dan 272 saham bergerak stagnan.

Pihak MNC Sekuritas menekankan pentingnya disiplin pada level support dan resisten mengingat kondisi pasar yang masih fluktuatif di tengah berbagai sentimen. Investor diharapkan terus mengikuti perkembangan data ekonomi terbaru dan pergerakan bursa global yang dapat memengaruhi psikologi pasar domestik.

Disclaimer:
Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber: market.bisnis.com tanpa mengubah fakta pada artikel asli.