PSS Sleman dipastikan mendapat dorongan motivasi besar menjelang pertandingan pamungkas mereka di ajang Pegadaian Championship musim 2025/2026. Tim berjuluk Super Elang Jawa ini akan kembali didampingi oleh dukungan penuh dari seluruh sektor tribun di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Pada laga penutup musim yang sangat menentukan tersebut, PSS dijadwalkan akan menjamu tamunya PSIS Semarang dalam lanjutan pekan ke-27 pada hari Jumat, 2 Mei 2026. Duel antara kedua tim ini diprediksi akan berlangsung sangat ketat karena keduanya memiliki kepentingan besar dalam perburuan poin di klasemen.
Kabar gembira muncul setelah masa hukuman dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI berakhir, sehingga tribune selatan dan utara stadion kini diperbolehkan kembali untuk diisi oleh para penonton. Kehadiran kelompok suporter fanatik seperti Brigata Curva Sud (BCS) serta Slemania tentu menjadi angin segar bagi skuad Elang Jawa yang sedang berjuang keras mengamankan tiket promosi menuju kasta tertinggi BRI Super League musim depan.
Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, mengungkapkan rasa bahagianya dan mengakui bahwa dirinya sangat merindukan atmosfer riuh yang biasanya menyelimuti Stadion Maguwoharjo secara utuh. Selama menjalani masa sanksi dalam empat pertandingan kandang sebelumnya, dukungan suporter hanya terbatas pada tribune barat dan timur saja sementara sisi lainnya harus dikosongkan.
Ansyari Lubis menyebutkan bahwa biasanya stadion ini selalu penuh sesak oleh dukungan suporter, namun pembatasan kemarin membuat suasana terasa berbeda bagi tim. Mantan gelandang andalan Timnas Indonesia pada era 90-an tersebut sangat berharap dibukanya kembali seluruh tribune dapat memberikan energi positif yang masif bagi para pemain di lapangan.
Ia optimis bahwa tambahan dukungan dari suporter akan menjadi pemicu semangat bagi anak asuhnya untuk memenangkan pertandingan krusial melawan Laskar Mahesa Jenar. Kemenangan dalam laga ini memang menjadi target utama karena akan sangat menentukan keberhasilan PSS Sleman untuk naik kelas ke Liga 1 musim depan.
Persaingan Ketat di Puncak Klasemen
Kondisi persaingan di papan atas saat ini memang sedang berada dalam tensi yang sangat tinggi hingga memasuki pekan ke-25 kompetisi. PSS Sleman saat ini masih memimpin posisi puncak klasemen sementara dengan raihan total 52 poin dari hasil pertandingan yang telah dijalani.
Posisi mereka terus dibayangi oleh Persipura Jayapura yang menempati peringkat kedua dengan selisih hanya dua angka, serta Barito Putera di posisi ketiga dengan koleksi 49 poin. Situasi klasemen yang sangat rapat ini membuat setiap poin di pertandingan sisa menjadi sangat berharga bagi tim asuhan Ansyari Lubis.
| Peringkat | Klub | Jumlah Poin |
|---|---|---|
| 1 | PSS Sleman | 52 |
| 2 | Persipura Jayapura | 50 |
| 3 | Barito Putera | 49 |
Sebelum menghadapi laga pamungkas melawan PSIS Semarang, Laskar Sembada terlebih dahulu harus fokus melakoni pertandingan tandang melawan Persiba Balikpapan. Ansyari Lubis memberikan peringatan kepada timnya bahwa Persiba memiliki kualitas permainan yang tidak bisa dipandang sebelah mata meski bermain di kandang lawan.
Laga melawan tim asal Kalimantan tersebut akan tetap diselenggarakan di Stadion Batakan pada hari Minggu, 26 April 2026, dengan jadwal sepak mula pukul 19.00 WIB. PSS dituntut untuk tetap konsisten meraih hasil maksimal di Balikpapan sebelum mereka kembali ke kandang sendiri untuk merayakan laga terakhir bersama suporter.
Gelandang muda PSS Sleman, Dominikus Dion, juga turut menekankan betapa vitalnya peran suporter dalam membakar semangat juang para pemain di tengah lapangan. Menurut pengamatannya, atmosfer luar biasa yang diciptakan dari tribun stadion selalu mampu memberikan motivasi tambahan yang tidak ternilai harganya bagi setiap penggawa tim.
Dion menegaskan bahwa dukungan dari BCS dan seluruh kelompok suporter lainnya adalah elemen penting bagi perjuangan PSS untuk bisa berprestasi. Ia berjanji bahwa pada pertandingan terakhir nanti, seluruh pemain akan bertarung habis-habisan demi mengamankan tiga poin penuh dan merayakan kesuksesan bersama para pendukung yang telah kembali memenuhi stadion.