Robot Humanoid Buatan Tiongkok Hampir Melampaui Rekor Atlet Dunia

Robot Humanoid Buatan Tiongkok Hampir Melampaui Rekor Atlet Dunia

Unitree Robotics, sebuah perusahaan rintisan asal China di bidang robotika, baru saja memamerkan kecanggihan robot humanoid terbaru mereka yang memiliki kemampuan berlari luar biasa. Robot yang diberi nama H1 tersebut terekam dalam sebuah video pengujian sedang berlari kencang di lintasan atletik dengan kecepatan yang hampir menyamai rekor dunia manusia.

Berdasarkan alat pengukur kecepatan yang ditampilkan dalam video tersebut, robot H1 berhasil mencatatkan rekor kecepatan lari hingga mencapai 10,1 meter per detik. Capaian ini menempatkan performa H1 sangat dekat dengan rekor lari 100 meter milik sprinter legendaris asal Jamaika, Usain Bolt, yang melegenda sejak tahun 2009.

Kategori Perbandingan Subjek Catatan Kecepatan/Waktu
Kecepatan Maksimal Robot H1 (Unitree) 10,1 meter per detik
Rekor Dunia 100m Usain Bolt (2009) 9,58 detik (rata-rata 10,44 m/s)
Waktu Lomba 2025 Robot Tien Kung Ultra 21,50 detik
Waktu Half-Marathon Robot Tien Kung Ultra Sekitar 2 jam 40 menit

Spesifikasi Fisik dan Ambisi Unitree

Robot H1 dirancang dengan struktur fisik yang menyerupai postur tubuh manusia rata-rata guna menunjang kelincahan geraknya saat melakukan mobilisasi. Unit ini memiliki berat badan sekitar 62 kilogram dengan panjang tungkai bawah dari bagian paha hingga betis mencapai kurang lebih 80 centimeter.

Pihak Unitree Robotics menegaskan bahwa robot ini mampu menghasilkan kecepatan setara juara dunia meskipun hanya memiliki fisik layaknya manusia biasa pada umumnya. Melalui unggahan di media sosial, mereka menunjukkan ambisi besar agar H1 dapat terus memberikan prestasi dan kehormatan baru bagi dunia teknologi global.

Wang Xingxing, CEO dari Unitree Robotics, menyatakan optimismenya dalam ajang Yabuli Entrepreneurs Forum mengenai masa depan pengembangan teknologi robot humanoid tersebut. Ia memprediksi bahwa pada pertengahan tahun 2026, robot humanoid garapan mereka akan mampu menembus catatan waktu lari 100 meter di bawah 10 detik.

Reaksi Publik dan Riwayat Kompetisi

Kehadiran video demonstrasi kemampuan lari H1 tersebut memicu perbincangan hangat di platform media sosial X karena gerakannya yang dinilai sangat mengesankan. Video tersebut telah ditonton lebih dari 270.000 kali oleh para pengguna internet yang merasa takjub dengan keluwesan gerakan kaki robot saat memacu kecepatan.

Catatan performa terbaru ini menunjukkan adanya peningkatan teknologi yang sangat signifikan jika dibandingkan dengan hasil pengujian atau perlombaan robot sebelumnya. Sebelumnya, robot H1 pernah berpartisipasi dalam kompetisi lari 100 meter pada ajang bergengsi World Humanoid Robot Games yang diselenggarakan pada tahun 2025.

Dalam kompetisi tersebut, H1 harus mengakui keunggulan robot Tien Kung Ultra yang diciptakan oleh National and Local Co-built Embodied AI Robotics Innovation Center. Robot kompetitor tersebut mencatatkan waktu 21,50 detik pada nomor lari cepat dan menunjukkan dominasinya dalam berbagai ajang ketangkasan fisik robotik lainnya.

Tien Kung Ultra juga pernah mengukir sejarah dengan menyelesaikan rute half-marathon pertama di dunia untuk kategori robot humanoid pada bulan April 2025 lalu. Keberhasilan tersebut membuktikan bahwa persaingan teknologi robotik tidak hanya berfokus pada kecepatan sprint, tetapi juga pada ketahanan daya gerak dalam jarak jauh.

Ajang half-marathon khusus robot humanoid ini rencananya akan kembali digelar pada 19 April 2026 sebagai wadah pembuktian inovasi bagi para pengembang global. Para pengamat teknologi menilai bahwa kompetisi mendatang akan menjadi panggung utama bagi produsen robot untuk menunjukkan lompatan besar dalam evolusi kecerdasan buatan dan mekanik.

Disclaimer:
Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber: tekno.kompas.com tanpa mengubah fakta pada artikel asli.