Setelah 9 Hari Lepas dari Kebun Binatang Korsel, Serigala Akhirnya Berhasil Ditangkap

Setelah 9 Hari Lepas dari Kebun Binatang Korsel, Serigala Akhirnya Berhasil Ditangkap

Operasi pencarian besar-besaran terhadap seekor serigala bernama Neukgu yang melarikan diri selama sembilan hari dari sebuah kebun binatang di Korea Selatan akhirnya membuahkan hasil yang menggembirakan. Hewan pemangsa tersebut berhasil diamankan kembali dalam kondisi selamat setelah sebelumnya memicu kekhawatiran publik sejak menghilang dari kandangnya di O-World Zoo pada hari Rabu, 8 April 2026.

Neukgu merupakan seekor serigala jantan yang masih berusia dua tahun dan diduga berhasil kabur dengan cara menggali lubang di bawah pagar area penangkarannya. Insiden ini segera menjadi perhatian nasional di Korea Selatan, mengingat potensi bahaya yang mungkin timbul serta keselamatan hewan itu sendiri selama berada di luar habitat buatannya.

Berbagai kelompok aktivis hak hewan turut menyuarakan kekhawatiran mereka mengenai peluang bertahan hidup serigala tersebut di lingkungan liar yang asing baginya. Mereka juga sangat mengkhawatirkan kemungkinan Neukgu akan ditembak mati oleh petugas, merujuk pada tragedi serupa yang menimpa seekor puma yang kabur dari kebun binatang yang sama pada tahun 2018 silam.

Tekanan publik yang begitu besar membuat Presiden Lee Jae Myung secara khusus memberikan instruksi agar proses penangkapan dilakukan dengan sangat hati-hati. Beliau memastikan bahwa seluruh elemen mulai dari kepolisian, petugas pemadam kebakaran, hingga personel militer dikerahkan untuk menemukan Neukgu dalam keadaan tetap hidup.

Tim penyelamat sebenarnya hampir berhasil menangkap Neukgu pada awal pekan ini ketika posisinya terdeteksi di wilayah pegunungan yang tidak jauh dari lokasi kebun binatang. Namun, serigala yang lincah tersebut berhasil meloloskan diri dari kepungan petugas dan terus melanjutkan pelariannya di medan yang sulit dijangkau.

Sebuah rekaman video sempat menjadi viral di media sosial setelah seorang pengendara mobil tidak sengaja berpapasan dengan Neukgu di jalan pegunungan yang gelap. Dalam video tersebut, serigala itu terlihat berlari di tengah jalanan dengan hanya diterangi oleh sorot lampu kendaraan yang melintas di sekitarnya.

Setelah pencarian yang intensif dengan melibatkan teknologi drone dan tim dokter hewan profesional, Neukgu akhirnya ditemukan pada Jumat dini hari di perbukitan dekat jalan tol. Petugas segera melakukan tindakan pembiusan agar proses evakuasi dapat berjalan lancar tanpa melukai hewan tersebut maupun personel di lapangan.

Pihak berwenang menyatakan bahwa saat ini kondisi kesehatan Neukgu dalam keadaan stabil meskipun sempat ditemukan benda asing di dalam tubuhnya. Melalui pemeriksaan menyeluruh, tim dokter hewan berhasil mengeluarkan sebuah kail pancing dari perut serigala tersebut, namun dipastikan tidak ada masalah kesehatan serius lainnya.

Pemerintah Kota Daejeon merilis rekaman proses evakuasi yang memperlihatkan perjuangan para petugas saat mengangkat tubuh Neukgu dari sebuah parit untuk dibawa ke fasilitas medis. Kabar keberhasilan penangkapan ini disambut dengan penuh sukacita oleh warga netizen di berbagai platform media sosial yang mengikuti perkembangannya sejak awal.

Banyak warga memberikan komentar hangat seperti ungkapan selamat datang kembali untuk serigala tersebut yang kini sudah berada dalam pengawasan aman. Beberapa netizen lainnya berkomentar dengan nada bercanda sekaligus lega bahwa dunia luar terlalu berbahaya bagi Neukgu yang terbiasa hidup di dalam penangkaran.

Wali Kota Daejeon, Lee Jang-woo, secara resmi menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam misi penyelamatan ini. Beliau menekankan bahwa perhatian luar biasa dari masyarakat Daejeon dan seluruh warga Korea Selatan menjadi motivasi utama untuk membawa Neukgu pulang dengan selamat.

Neukgu sendiri memiliki sejarah yang cukup penting karena ia lahir di kebun binatang O-World pada tahun 2024 sebagai bagian dari program konservasi. Ia merupakan keturunan generasi ketiga dari kelompok serigala yang didatangkan langsung dari Rusia pada tahun 2008 untuk kepentingan penelitian dan pelestarian.

Program tersebut bertujuan untuk menghadirkan kembali populasi serigala yang pernah menjadi bagian asli dari ekosistem alam liar Korea sebelum dinyatakan punah pada dekade 1960-an. Keberadaan Neukgu dan kawan-kawannya menjadi harapan besar bagi keberlangsungan spesies ini di semenanjung Korea di masa depan.

Direktur O-World Zoo, Lee Kwan Jong, menjelaskan bahwa Neukgu saat ini sedang menjalani perawatan intensif di area karantina yang terpisah dari hewan lainnya. Langkah ini diambil untuk memastikan proses pemulihan fisik dan mental serigala tersebut berjalan optimal hingga kondisinya benar-benar pulih dan stabil seperti sedia kala.

Hingga saat ini, operasional kebun binatang O-World masih ditutup untuk umum guna memberikan ruang bagi manajemen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan mereka. Fokus utama pihak pengelola adalah memperbaiki infrastruktur agar kejadian hewan lepas tidak terulang kembali di masa yang akan datang.

Meskipun belum ada tanggal pasti mengenai pembukaan kembali kebun binatang tersebut, pihak pengelola tetap mengutamakan kesejahteraan Neukgu di atas segalanya. Manajemen memprediksi bahwa setelah kembali dipamerkan nanti, Neukgu akan menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung yang ingin melihat langsung sosok serigala fenomenal ini.

Disclaimer:
Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber: travel.detik.com tanpa mengubah fakta pada artikel asli.