Stok Minyak Aman hingga Juni Usai 1 Juta Barel dari Irak Tiba di Malaysia

Stok Minyak Aman hingga Juni Usai 1 Juta Barel dari Irak Tiba di Malaysia

Perusahaan migas milik negara Malaysia, Petronas, mengonfirmasi kedatangan satu juta barel minyak mentah asal Basrah, Irak, yang diangkut oleh kapal Ocean Thunder pada Sabtu (18/4). Pengiriman dalam jumlah besar ini merupakan langkah strategis Petronas untuk menjamin ketersediaan bahan bakar nasional di tengah ketidakpastian pasokan energi global akibat konflik yang melanda Timur Tengah.

Melalui akun Instagram resminya, Petronas menjelaskan bahwa muatan kapal Ocean Thunder tersebut merupakan bagian dari 38 persen total impor minyak mentah nasional yang harus melewati Selat Hormuz. Keberhasilan pengiriman ini memperkuat struktur sumber pasokan bahan bakar Malaysia yang terdiversifikasi sehingga ketahanan energi tetap terjaga dengan baik.

Pihak manajemen Petronas menjamin bahwa stok bahan bakar di seluruh SPBU di Malaysia akan tetap mencukupi kebutuhan masyarakat setidaknya hingga akhir Juni 2026 mendatang. Keberagaman sumber pasokan inilah yang menjadi faktor kunci bagi perusahaan dalam mengamankan distribusi energi nasional hingga pertengahan tahun tersebut.

Estimasi Produksi Minyak Mentah Basrah

Satu juta barel minyak mentah yang baru tiba ini diproyeksikan mampu menghasilkan sekitar 159 juta liter berbagai produk minyak bumi untuk kebutuhan domestik. Berikut adalah rincian estimasi hasil pengolahan minyak mentah tersebut dibandingkan dengan konsumsi harian masyarakat Malaysia.

Produk Minyak Bumi Estimasi Hasil Pengolahan (Liter) Konsumsi Harian Malaysia (Liter)
Solar (Diesel) 62.000.000 - 64.000.000 34.000.000
Bensin (Gasoline) 45.000.000 - 48.000.000 46.000.000
Avtur (Bahan Bakar Pesawat) 22.000.000 - 24.000.000 12.000.000
LPG (Gas Minyak Cair) 5.000.000 - 6.000.000 20.000.000
Produk Lainnya 18.000.000 - 25.000.000 -
Total Bahan Bakar Sekitar 159.000.000 Sekitar 112.000.000

Berdasarkan data operasional, rata-rata konsumsi bahan bakar harian di Malaysia mencapai angka 112 juta liter yang mencakup solar, bensin, avtur, hingga LPG. Kedatangan pasokan dari Irak ini memberikan tambahan volume yang signifikan untuk memenuhi permintaan pasar yang sangat dinamis.

Disclaimer:
Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber: finance.detik.com tanpa mengubah fakta pada artikel asli.