Akumulasi harta milik 50 individu paling makmur di Korea Selatan sukses mencatatkan rekor baru sepanjang sejarah dengan lonjakan signifikan mencapai 77 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan luar biasa dari angka 99 miliar dolar AS menjadi 175 miliar dolar AS ini dipicu oleh tingginya permintaan pasar global terhadap komponen semikonduktor.
Fenomena kecerdasan buatan atau AI yang tengah marak saat ini membawa berkah besar bagi perusahaan penyedia peralatan manufaktur chip di Negeri Gingseng tersebut. Selain faktor teknologi, performa bursa saham lokal juga memberikan kontribusi positif di mana Indeks Kospi dilaporkan telah mengalami kenaikan nilai lebih dari dua kali lipat dalam kurun waktu satu tahun terakhir.
Daftar Teratas Tokoh Paling Tajir di Korea Selatan
Berdasarkan data terbaru, total aset 50 orang terkaya di Korea Selatan kini menyentuh angka 175 miliar dolar AS atau setara dengan Rp3.000 triliun dengan asumsi nilai tukar Rp17.150 per dolar. Angka fantastis ini menunjukkan pemulihan ekonomi yang kuat setelah sebelumnya kekayaan kolektif mereka hanya berada di kisaran 99 miliar dolar AS atau Rp1.697 triliun.
Tercatat sebanyak 34 nama dalam daftar tersebut mengalami peningkatan kekayaan bersih, yang dipimpin oleh Chairman Eksekutif Samsung Electronics, Jay Y. Lee. Jay Y. Lee berhasil mengamankan kembali posisi puncak sebagai orang terkaya nomor satu di Korea Selatan setelah sempat tergeser pada periode tahun sebelumnya.
Kekayaan Jay Y. Lee mengalami penambahan aset yang sangat signifikan yakni sebesar 13,8 miliar dolar AS atau setara Rp236,60 triliun. Saat ini, total harta kekayaan bos Samsung tersebut diperkirakan telah mencapai angka 21,6 miliar dolar AS atau jika dikonversi ke mata uang lokal menjadi Rp370,33 triliun.
Di urutan kedua, terdapat Michael Kim yang merupakan pendiri dari raksasa ekuitas swasta MBK Partners dan pemegang gelar orang terkaya tahun lalu. Kekayaan Michael Kim saat ini tercatat sebesar 9,9 miliar dolar AS atau setara dengan Rp169,73 triliun meskipun salah satu portofolionya yakni Homeplus sedang mengalami kendala finansial.
MBK Partners sendiri berhasil menunjukkan performa bisnis yang solid dengan mengumpulkan dana segar sebesar 5,5 miliar dolar AS untuk investasi di kawasan Asia. Dana tersebut dialokasikan pada bulan Oktober sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam melakukan pembelian aset-aset potensial di wilayah tersebut.
Posisi ketiga dalam jajaran konglomerat ini ditempati oleh Seo Jung-jin yang merupakan salah satu pendiri dari perusahaan farmasi ternama, Celltrion. Harta Seo Jung-jin melonjak drastis menjadi 8,1 miliar dolar AS atau Rp138,87 triliun dari nilai sebelumnya yang hanya berkisar di angka 6,3 miliar dolar AS.
Saham Celltrion menunjukkan penguatan sebesar 30 persen selama setahun belakangan berkat langkah ekspansi bisnis yang dilakukan secara agresif oleh manajemen perusahaan. Langkah strategis tersebut mencakup penyelesaian proses akuisisi pabrik milik raksasa farmasi Eli Lilly di Amerika Serikat pada bulan Januari dengan nilai kesepakatan 330 juta dolar AS.
Tidak hanya itu, Celltrion juga telah mengumumkan rencana investasi lanjutan senilai lebih dari 800 juta dolar AS atau Rp13,71 triliun pada bulan Maret. Modal besar ini akan digunakan untuk memperkuat kapasitas produksi di dalam negeri guna memenuhi permintaan pasar farmasi global yang terus tumbuh.
Pertumbuhan Kekayaan Melalui Sektor Teknologi dan Bioteknologi
Kwak Dong Shin, yang menjabat sebagai Chairman dan CEO Hanmi Semiconductor, dinobatkan sebagai sosok dengan persentase kenaikan kekayaan paling besar tahun ini. Harta kekayaan Kwak Dong Shin melonjak lebih dari empat kali lipat hingga menyentuh angka 5,7 miliar dolar AS atau setara Rp97,72 triliun.
Lonjakan harta ini berbanding lurus dengan meroketnya nilai saham perusahaannya yang memfokuskan bisnis pada produksi peralatan pembuatan chip semikonduktor. Berkat performa gemilang tersebut, posisi Kwak Dong Shin di daftar orang terkaya naik pesat dari urutan ke-22 tahun lalu menjadi peringkat ke-11 tahun ini.
Tahun ini juga diwarnai oleh kemunculan tujuh wajah baru dalam daftar, di mana tiga di antaranya berasal dari sektor bioteknologi yang sedang berkembang. Salah satunya adalah Lee Sang-hoon, pendiri ABL Bio, yang kini resmi menyandang status miliarder dengan kekayaan mencapai 1,4 miliar dolar AS atau Rp24 triliun.
ABL Bio baru-baru ini menandatangani kesepakatan kerja sama strategis senilai 2,6 miliar dolar AS dengan Eli Lilly untuk pengembangan terapi penyakit saraf. Kerja sama ini difokuskan pada pemanfaatan teknologi orisinal perusahaan dalam menciptakan obat-obatan untuk menangani penyakit alzheimer serta parkinson.
Beberapa pendatang baru lainnya juga mendapatkan keuntungan besar dari tren kecerdasan buatan, termasuk Sung Kyu-dong yang mendirikan perusahaan EO Technics. Insinyur listrik ini sukses mengembangkan peralatan berbasis laser untuk chip memori melalui perusahaan yang ia bangun sejak tahun 1989 di wilayah Anyang.
Nama lain yang patut diperhatikan adalah Kim Sang-beom, pimpinan ISU Group yang membawahi unit bisnis ISU Petasys sebagai pemasok komponen utama. Perusahaan ini memiliki peran penting sebagai penyedia papan sirkuit tercetak untuk raksasa teknologi dunia seperti Nvidia dan juga Microsoft.
Selain pendatang baru, daftar ini juga mencatat kembalinya enam orang pemain lama, salah satunya adalah Kim Hyoung-nyon dari operator bursa kripto Dunamu. Pada bulan November, Dunamu menyepakati proses akuisisi oleh raksasa internet Naver milik Lee Hae-jin yang kini menduduki peringkat ke-38 orang terkaya.
Transaksi besar tersebut turut melipatgandakan harta Song Chi-hyung selaku ketua Dunamu menjadi 2,3 miliar dolar AS atau sekitar Rp39,43 triliun. Saat ini, standar minimal untuk masuk ke dalam daftar 50 orang terkaya Korea Selatan telah meningkat menjadi 1 miliar dolar AS dari sebelumnya 665 juta dolar AS.
| Peringkat | Nama Tokoh | Total Kekayaan (USD) | Total Kekayaan (IDR) |
|---|---|---|---|
| 1 | Jay Y. Lee (Samsung) | 21,6 Miliar | 370,33 Triliun |
| 2 | Michael Kim (MBK) | 9,9 Miliar | 169,73 Triliun |
| 3 | Seo Jung-jin (Celltrion) | 8,1 Miliar | 138,87 Triliun |
| 11 | Kwak Dong Shin (Hanmi) | 5,7 Miliar | 97,72 Triliun |
| 25 | Song Chi-hyung (Dunamu) | 2,3 Miliar | 39,43 Triliun |
| - | Lee Sang-hoon (ABL Bio) | 1,4 Miliar | 24,00 Triliun |