Pihak kepolisian di Kota Busan, Korea Selatan, saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait laporan dugaan pelecehan seksual yang menimpa seorang wisatawan asal China. Insiden yang terjadi di sebuah penginapan ini menjadi perbincangan hangat setelah korban membagikan pengalaman traumatisnya melalui platform media sosial Weibo.
Kisah ini pertama kali mencuat dan menjadi viral pada Jumat (17/4), di mana korban mengeklaim mendapatkan perlakuan tidak senonoh serta penghinaan saat dirinya sedang beristirahat. Kantor Polisi Busanjin mengonfirmasi bahwa mereka sedang menindaklanjuti laporan tersebut untuk memvalidasi kronologi kejadian serta memeriksa pihak-pihak yang terlibat dalam peristiwa memilukan itu.
Berdasarkan keterangan dari korban dalam unggahan yang viral tersebut, pelaku yang diduga melakukan aksi pelecehan ini merupakan seorang pria berkebangsaan Jepang. Meski demikian, kepolisian setempat memberikan penegasan bahwa identitas asli serta motif dari terduga pelaku masih berada dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh tim penyidik.
Korban menceritakan bahwa dirinya tiba-tiba terbangun dari tidur karena mendengar suara mencurigakan dan menyadari ada seorang pria yang menyentuh bagian tubuhnya secara tidak pantas. Saat korban menyalakan senter untuk memeriksa situasi, ia terkejut melihat pria tersebut telah buang air kecil di atas tubuhnya, tempat tidur, hingga mengenai barang-barang pribadinya.
Meskipun wanita tersebut sempat merasa bahwa laporannya tidak ditanggapi secara serius oleh petugas, unggahan ceritanya di internet telah menarik perhatian lebih dari 30 juta penonton hingga hari Sabtu. Pihak kepolisian kemudian memberikan klarifikasi bahwa laporan resmi telah diterima dan proses hukum sedang berjalan sesuai prosedur yang berlaku di Korea Selatan.
Kronologi Kejadian di Penginapan Busan
Peristiwa ini dilaporkan terjadi pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 05.00 waktu setempat di sebuah wisma tamu yang berlokasi di wilayah Distrik Busanjin, Busan. Laporan awal menyebutkan adanya tamu pria asal Jepang yang diduga melakukan tindakan tidak terpuji dengan buang air kecil di area tempat tidur tamu wanita.
Insiden ini berlangsung di dalam sebuah kamar asrama tipe campuran (dormitory) yang dihuni oleh enam orang tamu, baik laki-laki maupun perempuan secara bersamaan. Segera setelah menerima laporan tersebut, polisi langsung mengirimkan petugas ke lokasi kejadian untuk melakukan tindakan pengamanan awal dan memisahkan para pihak yang terlibat.
Selain mengamankan lokasi, petugas kepolisian juga telah mengumpulkan keterangan dari para saksi di tempat kejadian serta menyita rekaman CCTV sebagai bukti pendukung. Korban secara terbuka menyatakan kepada pihak berwenang bahwa dirinya merasa sangat dipermalukan secara seksual akibat tindakan menjijikkan yang dilakukan oleh pelaku tersebut.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa terduga pelaku pria telah bersedia hadir untuk menjalani proses interogasi dan menyatakan komitmennya untuk bertanggung jawab atas perbuatannya. Informasi mengenai kesediaan pelaku untuk bertanggung jawab ini juga telah disampaikan oleh pihak berwenang secara langsung kepada korban wanita tersebut.
Saat ini, pihak berwenang sedang berupaya melakukan verifikasi fakta berdasarkan seluruh bukti dan keterangan yang ada guna menentukan apakah kasus ini masuk dalam kategori tindak pidana seksual. Polisi menambahkan bahwa baik pihak pengelola wisma maupun korban mengaku mengalami kerugian, sehingga petugas memberikan panduan mengenai prosedur hukum perdata dan pidana.
Kepolisian juga menegaskan bahwa mereka tidak menyarankan penyelesaian masalah ini secara kekeluargaan atau melalui jalur damai tanpa proses hukum yang jelas. Mereka menyatakan rasa simpati dan penyesalan atas tekanan psikologis serta emosional yang dialami korban, sembari berjanji akan memprioritaskan perlindungan bagi korban selama penyelidikan berlangsung.
Informasi Berita Populer Lainnya
Berita mengenai pelecehan turis di Busan ini menjadi laporan yang paling banyak menyita perhatian pembaca di kanal detikTravel sepanjang hari kemarin. Selain kasus tersebut, terdapat pula kabar mengenai aksi heroik tiga dokter yang menyelamatkan nyawa penumpang pengidap henti jantung di dalam pesawat Singapore Airlines.
Kisah menarik lainnya datang dari rombongan siswa sekolah dasar asal Salatiga yang mendadak viral karena menyewa satu pesawat Garuda Indonesia untuk melakukan perjalanan wisata ke Jakarta. Berikut adalah rangkuman daftar berita terpopuler yang menjadi sorotan utama di detikTravel pada Rabu (22/4/2026).
| No. | Judul Berita Terpopuler |
|---|---|
| 1 | Pelecehan di Penginapan, Turis Dikencingi Saat Tidur |
| 2 | Detik-Detik Mencekam! Penumpang Henti Jantung Diselamatkan 3 Dokter di Pesawat |
| 3 | 10 Hotel dan Resor Terbaik di Asia, Ada 2 dari Indonesia |
| 4 | Sejarah Kampung Lio Sukabumi sebagai Basis Militer Zaman Belanda |
| 5 | Mencekam, Ratusan Turis Terjebak Baku Tembak Saat Berburu Sunrise |
| 6 | Dieng, Negeri di Atas Awan Tempat Bersemayam Para Dewa |
| 7 | Konflik Timur Tengah Bikin Spanyol dan Portugal Cuan Maksimal |
| 8 | Turis India Nyolong Hair Dryer, Handuk hingga Peralatan Makan dari Hotel Ubud |
| 9 | Daftar 10 Negara Berpenduduk Muslim Terbesar di Dunia, RI Nomor Berapa? |
| 10 | Kisah Siswa SD Viral di Salatiga, Piknik ke Jakarta Sewa Pesawat Garuda |
Kejadian-kejadian tersebut merangkum dinamika dunia pariwisata saat ini, mulai dari isu keamanan wisatawan mancanegara hingga tren unik dalam perjalanan wisata domestik. Seluruh perkembangan terbaru mengenai penyelidikan kasus pelecehan di Korea Selatan ini akan terus dipantau dan diinformasikan kepada publik secara berkala.