Yesaya Abraham Banjir Kritikan Setelah Berkata Kasar dan Menunjukkan Jari Tengah di Program TV

Yesaya Abraham Banjir Kritikan Setelah Berkata Kasar dan Menunjukkan Jari Tengah di Program TV

Aktor muda Yesaya Abraham tengah menjadi pusat perhatian sekaligus menuai kecaman luas dari warganet di media sosial X setelah perilakunya yang dinilai tidak pantas saat tampil dalam sebuah acara televisi. Insiden ini bermula dari sebuah potongan video yang disebarkan oleh akun @_glimpseeofus pada 19 April 2026, yang memperlihatkan sang aktor mengacungkan jari tengah sambil melontarkan kata-kata kasar.

Kejadian tersebut berlangsung ketika Yesaya merasa sangat antusias setelah menerima kejutan ulang tahun yang disiapkan oleh para penggemarnya di atas panggung. Dalam suasana kegembiraan tersebut, ia tiba-tiba menyanyikan lagu kebangsaan klub sepak bola Manchester United dan menyisipkan umpatan yang ditujukan kepada klub pesaing.

Yesaya dengan lantang meneriakkan lirik "Glory.. Glory.. Manchester United" sebelum akhirnya melanjutkan kalimatnya dengan kata-kata yang mengandung makian terhadap klub Manchester City dan Liverpool. Sambil menunjukkan ekspresi penuh semangat, ia bahkan secara terang-terangan mengumpat menggunakan kata "f*ck" dan mengarahkan simbol jari tengah ke arah penonton atau kamera.

Sikap spontan Yesaya tersebut seketika memicu situasi canggung dan kepanikan di atas panggung, terutama bagi Ben Kasyafani yang bertugas sebagai pembawa acara saat itu. Ben terlihat berusaha menutupi gerakan tubuh Yesaya sementara pengisi acara lainnya segera memperingatkan sang aktor agar menghentikan ucapannya demi menjaga etika penyiaran.

Reaksi Publik dan Kritik Tajam Warganet

Unggahan video yang menangkap momen kontroversial tersebut segera viral dan memicu berbagai komentar pedas dari pengguna internet yang merasa kecewa dengan perilaku sang aktor. Akun @_glimpseeofus yang mengunggah video itu bahkan memberikan komentar sindiran yang membandingkan kualitas perilaku Yesaya dengan basis penggemarnya yang selama ini dikenal cukup militan.

Pemilik akun tersebut juga menegaskan agar publik tidak lagi membanding-bandingkan sosok Yesaya Abraham dengan aktor senior sekelas Nicholas Saputra karena perbedaan kelas yang dianggap sangat mencolok. Kritikan ini menekankan bahwa seorang figur publik seharusnya memiliki kontrol diri yang lebih baik saat berada di ruang publik atau siaran nasional.

Selain sindiran mengenai perbandingannya dengan aktor lain, netizen juga menyoroti betapa pentingnya menjaga reputasi melalui perilaku yang santun sebagai modal utama di dunia hiburan. Salah satu pengguna dengan akun @daniseventes menuliskan kekecewaannya dan menganggap bahwa sikap yang baik merupakan bentuk investasi jangka panjang bagi karier seorang artis.

Ia menyayangkan fenomena di mana banyak selebritas cenderung bersikap sombong saat berada di puncak popularitas namun kemudian mendadak berubah menjadi rendah hati ketika tersandung masalah. Menurutnya, sudah menjadi pola umum bagi artis yang kehilangan pekerjaan akibat skandal untuk kemudian membuat video permintaan maaf formal dengan mengenakan pakaian putih polos.

Meskipun Yesaya Abraham sebelumnya sempat mendapatkan apresiasi besar dengan memenangkan dua piala dalam ajang IMAA 2023 yang dipersembahkan untuk mendiang ibunya, insiden ini seolah mencoreng citra positif tersebut. Kini, aktor muda itu harus menghadapi tekanan dari publik yang menuntut adanya profesionalisme dan sikap yang lebih dewasa dalam menjalani profesinya sebagai pekerja seni.

Hingga saat ini, cuplikan video tersebut masih terus dibicarakan dan dibagikan secara luas di berbagai platform media sosial oleh netizen yang menyayangkan tindakan gegabahnya. Belum ada pernyataan resmi lebih lanjut baik dari pihak manajemen Yesaya Abraham maupun stasiun televisi terkait mengenai sanksi atau klarifikasi atas kegaduhan yang terjadi dalam acara tersebut.

Disclaimer:
Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber: celebrity.okezone.com tanpa mengubah fakta pada artikel asli.