Selebgram Clara Shinta memberikan klarifikasi resmi mengenai pernyataannya yang sempat menuding sang suami, Muhammad Alexander Assad, tidak memberikan nafkah selama tujuh bulan masa pernikahan mereka. Clara mengakui bahwa tuduhan yang sempat viral tersebut terlontar secara spontan hanya karena dirinya sedang dikuasai oleh emosi sesaat.
Dalam konferensi pers yang berlangsung di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada 14 April 2026, Clara meluruskan bahwa suaminya sebenarnya tetap menjalankan kewajiban menafkahinya. Ia menjelaskan bahwa kendala keuangan yang dialami suaminya baru terjadi pada satu bulan belakangan ini, sehingga pemberian nafkah tersebut menjadi terhambat.
Clara Shinta mengungkapkan rasa penyesalannya yang mendalam karena pernyataan tersebut berpotensi menimbulkan fitnah besar bagi sang suami di mata publik. Rasa sakit hati yang dirasakannya sebenarnya bukan karena masalah materi, melainkan karena ia merasa dikhianati oleh kehadiran wanita lain di tengah keretakan ekonomi mereka.
Ia sangat menyayangkan sikap suaminya yang justru melakukan tindakan tidak terpuji tersebut di tengah kondisi finansial keluarga yang sedang sulit. Sebagai seorang istri, Clara mengaku tidak pernah menuntut banyak hal dan selalu siap menerima keadaan suaminya dalam kondisi apa pun.
Meskipun secara pribadi telah memaafkan kekhilafan sang suami, Clara Shinta menegaskan bahwa dirinya tidak dapat menoleransi bentuk ketidaksetiaan dalam ikatan pernikahan mereka. Hal inilah yang menjadi pemicu utama dirinya memutuskan untuk langsung meninggalkan rumah setelah menemukan bukti berupa video call asusila milik suaminya.
Clara juga menyampaikan bahwa dirinya sudah membulatkan tekad untuk mengakhiri rumah tangganya dengan mendaftarkan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Baginya, keputusan ini sangat berat diambil mengingat ia masih menyimpan rasa cinta yang besar terhadap laki-laki yang menjadi suaminya tersebut.
Isu perselingkuhan ini terasa semakin menyedihkan karena Clara Shinta menemukan bukti percakapan mesum suaminya di saat mereka sedang menjalani program untuk memiliki momongan. Akibat peristiwa tersebut, Clara kini harus menghadapi tuntutan ganti rugi sebesar miliaran rupiah terkait penyebaran konten pribadi sang suami dengan pihak ketiga.
Data Terkait Perselisihan Rumah Tangga Clara Shinta
| Kategori Informasi | Detail Keterangan |
|---|---|
| Nama Suami | Muhammad Alexander Assad |
| Durasi Tidak Dinafkahi | 1 Bulan Terakhir (Klarifikasi Terbaru) |
| Lokasi Konferensi Pers | Kemang, Jakarta Selatan |
| Tanggal Pernyataan | 14 April 2026 |
| Status Hukum | Gugatan Cerai di PA Jakarta Selatan |
| Nilai Tuntutan Ganti Rugi | Rp10,7 Miliar |
Selain permasalahan perceraian yang tengah bergulir, Clara Shinta juga dikabarkan tengah menghadapi tekanan hukum yang cukup serius dari pihak lain. Ia dituntut melakukan ganti rugi dalam jumlah fantastis setelah diduga menyebarkan rekaman video call asusila antara suaminya dengan seorang perempuan bernama Tri Indah.
Clara sebelumnya juga sempat mencuri perhatian publik melalui berbagai cerita mengenai kehidupan pribadinya, mulai dari keputusannya berhijab hingga proses aqiqah untuk nama barunya. Kini, fokus utamanya adalah menyelesaikan proses perceraian demi mendapatkan ketenangan batin meskipun harus merelakan keluarga yang utuh bagi anaknya.