Daftar 10 Saham Paling Cuan Sepekan, Ada DEFI, WBSA hingga MDIA

Daftar 10 Saham Paling Cuan Sepekan, Ada DEFI, WBSA hingga MDIA

Pasar modal Indonesia mencatatkan performa impresif dengan lonjakan tajam pada sejumlah saham yang berhasil menempati jajaran top gainers selama periode perdagangan 13 hingga 17 April 2026. Dalam sepekan tersebut, saham DEFI, WBSA, hingga MDIA menunjukkan dominasi kuat yang mendorong gairah investasi di lantai bursa.

Berdasarkan data resmi dari Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Danasupra Erapacific Tbk. (DEFI) tampil sebagai pemimpin penguatan dengan lonjakan harga yang mencapai 226 persen dalam lima hari perdagangan. Harga saham DEFI meroket dari level awal Rp50 pada pekan sebelumnya hingga mendarat di posisi Rp163 per lembar saham pada penutupan pekan ini.

Menyusul di posisi kedua, saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk. (WBSA) turut membukukan performa yang sangat gemilang dengan kenaikan sebesar 203,10 persen. Saham emiten logistik ini berpindah dari level Rp226 per lembar menjadi Rp685 per saham pada akhir periode transaksi mingguan tersebut.

Peringkat ketiga dalam daftar saham paling menguntungkan ditempati oleh BAPA, sebuah emiten yang bergerak di sektor konstruksi dan real estat. BAPA mencatatkan apresiasi nilai sebesar 78,82 persen atau setara dengan kenaikan 67 poin hingga mencapai level harga Rp152 per lembar saham.

Sementara itu, saham MDIA berhasil mengamankan posisi keempat dengan pertumbuhan sebesar 64,81 persen yang membawa harganya menuju level Rp89 per lembar. Di posisi kelima, saham MLPT menyusul dengan kenaikan harga sebesar 60,22 persen sehingga parkir di level signifikan Rp29.000 per saham.

Daftar saham-saham dengan imbal hasil tinggi lainnya meliputi FITT yang menguat 56,43 persen, serta saham BNBR yang mengalami kenaikan 48,65 persen hingga menyentuh angka Rp220 per saham. Selain itu, saham KRYA juga tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 44,64 persen dan berakhir pada posisi harga Rp81 per lembar.

Dua emiten terakhir yang melengkapi deretan sepuluh besar saham paling cuan pekan ini adalah PPRE dan NIRO. Masing-masing saham tersebut mencatatkan kenaikan persentase yang kompetitif, yaitu sebesar 36,36 persen untuk PPRE dan 36,17 persen untuk saham NIRO.

Statistik Saham Top Gainers Pekan Ini

Kode Saham Pekan Lalu (Rp) Pekan Ini (Rp) Selisih (Poin) Kenaikan (%)
DEFI 50 163 113 226,00%
WBSA 226 685 459 203,10%
BAPA 85 152 67 78,82%
MDIA 54 89 35 64,81%
MLPT 18.100 29.000 10.900 60,22%
FITT 342 535 193 56,43%
BNBR 148 220 72 48,65%
KRYA 56 81 25 44,64%
PPRE 99 135 36 36,36%
NIRO 188 256 68 36,17%

Analisis Pergerakan IHSG dan Kapitalisasi Pasar

Sejalan dengan penguatan signifikan dari deretan saham tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau dengan kenaikan kumulatif sebesar 2,35 persen. Sepanjang pekan perdagangan yang berlangsung dari 13 hingga 17 April 2026, IHSG akhirnya parkir di level 7.634.

Kenaikan indeks ini juga berdampak positif pada nilai kapitalisasi pasar Bursa yang terpantau melonjak hingga Rp446 triliun. Total nilai kapitalisasi pasar saat ini mencapai Rp13.635 triliun, meningkat pesat dari posisi sebelumnya yang berada di angka Rp13.189 triliun.

Valentina Simon selaku P.H Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia menjelaskan bahwa IHSG ditutup menguat signifikan dibandingkan penutupan pekan sebelumnya di level 7.458,49. Kenaikan nilai kapitalisasi pasar sebesar 3,38 persen ini mencerminkan optimisme investor yang terus terjaga selama satu minggu terakhir.

Aktivitas perdagangan di bursa juga menunjukkan gairah yang tinggi, terlihat dari rata-rata volume transaksi harian yang melesat 33,12 persen menjadi 42,97 miliar lembar saham. Sebagai perbandingan, pada penutupan pekan lalu volume transaksi harian hanya berada di angka 32,28 miliar lembar saham saja.

Peningkatan ini juga merambah pada sektor nilai transaksi harian bursa yang mengalami penguatan sebesar 17,56 persen secara mingguan. Nilai transaksi harian kini rata-rata mencapai Rp20,36 triliun, tumbuh dari posisi Rp17,31 triliun yang tercatat pada pekan perdagangan sebelumnya.

Meskipun pasar saham dalam kondisi menguat, pada hari Jumat tanggal 17 April 2026, investor asing justru membukukan nilai jual bersih atau net sell sebesar Rp932 miliar. Jika diakumulasikan sepanjang pekan ini, total nilai jual bersih yang dilakukan oleh investor asing mencapai angka Rp2,71 triliun.

Kondisi ini menunjukkan dinamika pasar yang sangat aktif, di mana lonjakan harga saham domestik tetap terjadi di tengah aksi ambil untung oleh pemodal mancanegara. Para pelaku pasar domestik nampaknya menjadi penopang utama kenaikan indeks selama periode perdagangan pertengahan April 2026 ini.

Keputusan untuk melakukan investasi tetap harus didasarkan pada pertimbangan pribadi yang matang dan analisis mendalam terhadap fundamental setiap emiten. Berita ini disajikan sebagai informasi perkembangan pasar modal dan tidak mengandung ajakan atau perintah untuk melakukan aktivitas jual beli saham tertentu.

Disclaimer:
Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber: market.bisnis.com tanpa mengubah fakta pada artikel asli.