Daftar 5 Beasiswa Co-Funding LPDP 2026 yang Bebas Tes Bakat Skolastik

Daftar 5 Beasiswa Co-Funding LPDP 2026 yang Bebas Tes Bakat Skolastik

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) kembali menghadirkan angin segar bagi calon mahasiswa melalui peluncuran program Beasiswa Co-Funding 2026 yang menggandeng berbagai mitra global. Skema pendanaan bersama ini menawarkan keunggulan unik berupa jalur pendaftaran tanpa seleksi bakat skolastik guna mempermudah akses bagi putra-putri terbaik bangsa.

Program ini dirancang secara spesifik untuk mendukung bidang-bidang strategis yang selaras dengan misi pembangunan nasional di masa depan. Berikut adalah rincian lima program Beasiswa Co-Funding yang saat ini telah membuka pendaftaran bagi para pelamar potensial.

Program Beasiswa Kerja Sama Indonesia–Tiongkok

Program pertama berfokus pada bidang Metallurgical Engineering di University of Science and Technology Beijing (USTB) guna memperkuat sektor hilirisasi industri nasional. Beasiswa jenjang magister ini menetapkan kriteria IPK minimal 3,00 dengan persyaratan kemampuan bahasa Inggris seperti IELTS minimal 6,0 atau TOEFL iBT 61.

Selain USTB, tersedia pula jalur serupa di Northeastern University (NEU) Tiongkok yang menawarkan ikatan profesional langsung dengan sektor industri bagi lulusannya. Program di NEU mewajibkan alumni untuk menjalani kontrak kerja selama dua tahun di PT Zhejiang Huayou Cobalt Co. Ltd setelah menyelesaikan masa studi.

Kriteria Persyaratan Skema USTB (Master) Skema NEU (Master)
Batas Usia Umum Maksimal 35 Tahun Maksimal 35 Tahun
Batas Usia PNS/Dosen 37 - 42 Tahun Tidak Tersedia
Standar IPK Minimal 3,00 Minimal 3,00
Kemampuan Bahasa IELTS 6,0 / TOEFL iBT 61 IELTS 6,0 / TOEFL iBT 61

Peluang Studi di Prancis dan Jepang

Bagi peminat studi di Eropa, Beasiswa LPDP – Université Paris-Saclay menawarkan cakupan disiplin ilmu yang sangat luas mulai dari matematika hingga energi terbarukan. Pelamar untuk jenjang magister ini harus memiliki skor IELTS minimal 6,5 dan berusia maksimal 35 tahun saat mendaftar.

Jepang juga menjadi destinasi utama melalui program doktor di Hiroshima University yang mendukung riset mendalam dengan dukungan dana penuh. Program ini terbuka bagi peserta dengan usia maksimal 47 tahun dan menetapkan standar IPK yang lebih tinggi yakni minimal 3,25.

Detail Program Université Paris-Saclay (S2) Hiroshima University (S3)
Batas Usia Maksimal 35 Tahun 47 Tahun
Standar IPK Minimal 3,00 3,25
Syarat Skor IELTS Minimal 6,5 Minimal 6,5
Syarat TOEFL iBT Minimal 80 Minimal 79

Bidang studi yang tersedia di Prancis mencakup optimalisasi matematika, fisika, kimia, hingga teknologi informasi dan komunikasi bagi para mahasiswa. Sementara itu, Hiroshima University menawarkan riset di bidang ilmu sosial, teknik tingkat lanjut, ilmu biomedis, hingga praktik inovasi untuk masyarakat cerdas.

Disclaimer:
Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber: edukasi.kompas.com tanpa mengubah fakta pada artikel asli.