Gen Z Lebih Memilih Garuda untuk Mudik Lebaran

Gen Z Lebih Memilih Garuda untuk Mudik Lebaran

Maskapai pelat merah Garuda Indonesia bersama anak usahanya, Citilink, berhasil dinobatkan sebagai jasa penerbangan pilihan utama masyarakat, khususnya generasi Z dan milenial, selama periode mudik Lebaran tahun ini. Kesimpulan tersebut diperoleh dari hasil riset terbaru lembaga survei Jakpat yang merilis laporan berjudul "2026 Lebaran Homecoming Trends: Air Passenger Behavior".

Penelitian ini melibatkan setidaknya 338 responden yang merupakan penumpang penerbangan domestik pada momentum mudik Lebaran 2026 lalu. Data menunjukkan bahwa Garuda Indonesia dan Citilink memimpin pasar dengan persentase penggunaan yang masing-masing menyentuh angka 39 persen.

Dominasi Pilihan Generasi Muda

Fakta menarik lainnya menunjukkan bahwa mayoritas responden dari kalangan usia 25 hingga 35 tahun, atau lebih dari 40 persen, menjatuhkan pilihan pada Garuda Indonesia Group sebagai transportasi udara utama mereka. Keunggulan ini dipengaruhi oleh persepsi publik yang kuat mengenai aspek standar keselamatan dan keamanan penerbangan yang diterapkan perusahaan.

Berdasarkan laporan riset tersebut, Garuda Indonesia dinilai sebagai maskapai dengan penerapan protokol keamanan dan keselamatan terbaik dibandingkan dengan para pesaingnya. Selain itu, faktor ketepatan waktu operasional atau on-time performance menjadi elemen krusial yang tetap konsisten dijaga oleh pihak manajemen maskapai.

Head of Research Jakpat, Aska Primardi, menjelaskan dalam keterangan resminya pada Rabu (22/4/2026) bahwa kombinasi antara keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu merupakan alasan utama konsumen. Menurutnya, performa terbaik inilah yang menjadikan Garuda Indonesia sebagai pilihan teratas baik untuk perjalanan mudik 2026 maupun rencana keberangkatan di masa mendatang.

Reputasi Merek dan Loyalitas Penumpang

Hasil survei turut mengungkapkan bahwa Garuda Indonesia dan Citilink merupakan brand maskapai yang paling luas dikenal oleh masyarakat luas saat ini. Mayoritas responden tercatat memiliki pengalaman terbang bersama maskapai tersebut setidaknya sekali dalam kurun waktu enam bulan terakhir.

Kepuasan tersebut berdampak pada rencana perjalanan di tahun-tahun berikutnya, di mana sebagian besar penumpang menyatakan keinginan untuk kembali menggunakan layanan Garuda Indonesia Group. Selain dua maskapai pemerintah tersebut, pilihan masyarakat untuk penerbangan mudik juga diikuti oleh Lion Air Group serta Air Asia.

Aska menambahkan bahwa preferensi penumpang cenderung stabil untuk rencana mudik di masa depan dengan loyalitas yang cukup tinggi terhadap merek tertentu. Angka menunjukkan sebanyak 58 persen responden berencana menggunakan Garuda Indonesia kembali pada Lebaran mendatang, diikuti Citilink sebesar 51 persen dan Batik Air 43 persen.

Perbandingan Citra Merek Berdasarkan Persepsi Penumpang

Nama Maskapai Aspek Utama Persepsi Penumpang Persentase Rencana Penggunaan Mendatang
Garuda Indonesia Ketepatan Waktu, Keselamatan, & Kenyamanan 58%
Citilink Popularitas & Penggunaan Konsisten 51%
Batik Air Layanan Penerbangan Domestik 43%

Pada puncak musim mudik Lebaran 2026, Garuda Indonesia dilaporkan telah mengangkut sedikitnya 500 ribu penumpang ke berbagai destinasi. Maskapai ini juga membukukan catatan ketepatan waktu yang impresif mencapai 96,5 persen selama periode tersebut.

Capaian on-time performance sebesar 96,5 persen ini merupakan rekor tertinggi yang diraih perusahaan dalam tiga tahun terakhir pada momentum Lebaran. Hal ini mempertegas posisi Garuda Indonesia sebagai pemimpin pasar dalam hal kualitas layanan dan operasional transportasi udara di Indonesia.

Disclaimer:
Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber: finance.detik.com tanpa mengubah fakta pada artikel asli.