Model AI Qwen Terbaru Alibaba Rilis dengan Kemampuan Coding Lebih Baik dan Efisien

Model AI Qwen Terbaru Alibaba Rilis dengan Kemampuan Coding Lebih Baik dan Efisien

Perusahaan raksasa teknologi asal China, Alibaba, secara resmi memperkenalkan model kecerdasan buatan teranyar mereka yang diberi nama Qwen 3.6-35B-A3B. Peluncuran ini dilakukan hanya berselang dua minggu setelah kehadiran model Qwen 3.6 Plus yang dirilis pada awal April 2026 yang lalu.

Model ini mengusung konsep open-source dengan menerapkan arsitektur Mixture-of-Experts (MoE) yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan. Melalui struktur tersebut, Qwen 3.6-35B-A3B hanya mengaktifkan sekitar 3 miliar parameter aktif dari total keseluruhan 35 miliar parameter dalam setiap proses komputasinya.

Keunggulan dan Kemampuan Teknis

Sebagai penerus dari seri Qwen3.5-35B-A3B, model terbaru ini diklaim memiliki keunggulan yang jauh lebih menonjol terutama dalam aspek agentic coding. Kekuatannya bahkan disebut mampu menandingi model lain dengan parameter yang lebih besar, termasuk Qwen3.5-27B dan Gemma4-31B yang masing-masing memiliki parameter 27 miliar serta 31 miliar.

Alibaba meyakini bahwa model ini merupakan AI open-source paling serbaguna karena telah mendukung mode berpikir multimodal serta mode non-thinking. Kemampuan tersebut memungkinkan Qwen 3.6-35B-A3B untuk beradaptasi dengan berbagai kebutuhan pengguna secara lebih fleksibel dan efektif dibandingkan kompetitor di kelasnya.

Nama Model AI Total Parameter Kategori
Qwen 3.6-35B-A3B 35 Miliar (3 Miliar Aktif) Open-Source (MoE)
Qwen3.5-27B 27 Miliar Open-Source
Gemma4-31B 31 Miliar Open-Source

Hasil Uji Coba dan Performa Multimodal

Berdasarkan data benchmark resmi yang dibagikan oleh Alibaba, Qwen 3.6-35B-A3B sukses mengungguli model pesaing pada pengujian Terminal-Bench 2.0, Claw-Eval, hingga QwenWebBench. Sementara itu, pada uji coba SWE-bench Verified dan SWE-bench Pro, performa model baru ini tercatat mampu menyamai skor yang diraih oleh model kecerdasan buatan skala besar lainnya.

Selain handal dalam urusan pemrograman, AI ini juga menunjukkan performa luar biasa dalam mengolah kombinasi teks dan gambar atau yang dikenal dengan vision language. Kemampuannya di bidang ini diklaim setara dengan model Claude Sonnet 4.5, bahkan pada beberapa tugas spesifik berhasil melampaui produk buatan Anthropic tersebut.

Kelebihan lain yang cukup mencolok terlihat pada aspek spatial intelligence, yakni kemampuan mendalam dalam memahami posisi serta relasi antarobjek di dalam sebuah gambar. Hal ini dibuktikan dengan perolehan skor tinggi mencapai 92 pada pengujian RefCOCO serta skor 50,8 pada parameter pengujian ODInW13.

Aksesibilitas dan Integrasi Layanan

Saat ini, Qwen 3.6-35B-A3B sudah dapat diakses oleh publik melalui platform ternama seperti Hugging Face dan ModelScope untuk kebutuhan pengembangan. Pengguna juga bisa memanfaatkan API Alibaba Cloud dengan nama layanan "qwen3.6-flash" untuk mengintegrasikan model ini ke dalam sistem mereka masing-masing.

Model ini dirancang agar dapat terintegrasi secara mulus dengan berbagai asisten coding populer layaknya OpenClaw, Claude Code, hingga Qwen Code guna mempercepat alur kerja pengembangan perangkat lunak. Ke depannya, Alibaba Cloud Model Studio juga akan segera menyediakan model ini sebagai bagian dari layanan mereka dalam waktu dekat.

Disclaimer:
Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber: tekno.kompas.com tanpa mengubah fakta pada artikel asli.