Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP sederajat yang dijadwalkan pada 6 April 2026, sejumlah pemerintah daerah telah menyatakan kesiapannya. Salah satu daerah yang sangat aktif melakukan persiapan adalah Kabupaten Manokwari, Papua Barat, guna memastikan seluruh rangkaian ujian berjalan tanpa hambatan teknis yang berarti.
Parjiyanti selaku Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Manokwari menjelaskan bahwa pihaknya telah mengintensifkan sosialisasi kepada para kepala sekolah dan operator sejak Februari hingga Maret 2026. Langkah ini mencakup pelatihan khusus serta pemanfaatan forum musyawarah kepala sekolah dan komunitas belajar untuk menyebarkan informasi terkait teknis pelaksanaan TKA secara menyeluruh.
Pendataan Peserta dan Verifikasi Data di Manokwari
Dinas Pendidikan Kabupaten Manokwari juga telah menjalin kerja sama erat dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk memastikan validitas data seluruh siswa kelas 9 yang akan menjadi peserta. Koordinasi lintas instansi ini bertujuan untuk melakukan verifikasi data kependudukan secara akurat sekaligus mengantisipasi munculnya permasalahan seperti Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) ganda.
| Kategori Data Peserta | Jumlah / Keterangan |
|---|---|
| Total Peserta Terdaftar di Manokwari | 3.375 Siswa |
| Status Validasi NISN | Selesai Terverifikasi |
| Jadwal Pelaksanaan Utama | 6 April 2026 |
Hingga saat ini tercatat sebanyak 3.375 siswa di Kabupaten Manokwari telah terdaftar secara resmi dan dipastikan tidak ada peserta yang terlewat dalam sistem pendataan. Selain urusan administratif, pihak pemerintah daerah juga terus memantau kesiapan infrastruktur digital dengan memeriksa kelayakan perangkat komputer dan stabilitas jaringan di tiap sekolah.
Kewajiban Simulasi dan Sinergi Infrastruktur
Setiap satuan pendidikan diwajibkan untuk melaksanakan agenda simulasi serta gladi bersih sebagai langkah preventif dalam mendeteksi kendala teknis sebelum hari pelaksanaan tiba. Pemerintah daerah juga telah menjalin koordinasi dengan pihak PLN dan Telkom Indonesia guna menjamin stabilitas pasokan listrik serta koneksi internet selama ujian berlangsung.
Bagi sekolah-sekolah yang berada di wilayah dengan keterbatasan sinyal internet, terdapat kebijakan khusus untuk bergabung atau menumpang di sekolah terdekat yang memiliki fasilitas lebih memadai. Parjiyanti menegaskan bahwa kewajiban mengikuti gladi bersih nasional sangat penting agar seluruh operator sekolah memahami prosedur penanganan masalah di lapangan secara cepat.
Kesiapan Kabupaten Sikka dan Tantangan Fasilitas
Kesiapan serupa juga ditunjukkan oleh Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, Husein Hanafi Suaib. Meskipun demikian, Husein mengakui bahwa pemenuhan perangkat teknologi masih menjadi tantangan utama karena keterbatasan jumlah laptop yang dimiliki oleh sebagian besar sekolah di wilayahnya.
Untuk mengatasi kekurangan perangkat tersebut, beberapa sekolah terpaksa mengambil inisiatif dengan meminjam laptop milik para guru sebagai solusi sementara selama periode ujian berlangsung. Pihak dinas juga terus melakukan pengujian kesiapan jaringan melalui simulasi nasional serta memperkuat sinergi dengan PLN dan Telkom agar gangguan teknis dapat diminimalisir seminimal mungkin.
Manajemen Risiko dan Skema Ujian Susulan
Koordinasi antara pemerintah daerah dan sekolah dilakukan secara sistematis melalui pembagian tugas yang jelas, mulai dari sosialisasi petunjuk teknis hingga pemantauan sarana prasarana di lokasi. Husein menjelaskan bahwa pemetaan wilayah telah dilakukan untuk menentukan sekolah mana yang bisa menyelenggarakan ujian secara mandiri dan mana yang harus menumpang di tempat lain.
Selain persiapan teknis utama, panitia juga telah merancang mekanisme ujian susulan bagi para siswa yang mungkin mengalami kendala teknis mendadak saat pelaksanaan TKA berlangsung. Keberadaan tim teknis yang selalu siaga di setiap titik diharapkan mampu memberikan solusi cepat sehingga hak siswa untuk mengikuti evaluasi akademik ini tetap terpenuhi dengan baik.