Pendapatan RISE Milik Hermanto Tanoko Tembus Rp95,7 Miliar di Kuartal I/2026

Pendapatan RISE Milik Hermanto Tanoko Tembus Rp95,7 Miliar di Kuartal I/2026

Emiten properti milik konglomerat Hermanto Tanoko, PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk. (RISE), berhasil mencatatkan performa keuangan yang sangat mengesankan pada pembukaan tahun anggaran 2026. Perusahaan yang mengelola portofolio properti Tanrise ini melaporkan pertumbuhan pendapatan yang signifikan seiring dengan lonjakan laba bersih yang sangat tajam selama periode kuartal pertama tahun ini.

Berdasarkan laporan keuangan terbaru, emiten yang fokus pada pengembangan hunian, kawasan industri, hingga proyek mixed-use ini membukukan pendapatan sebesar Rp173,1 miliar hingga akhir Maret 2026. Angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 36 persen jika dibandingkan dengan pencapaian pada kuartal pertama tahun 2025 yang tercatat senilai Rp127,1 miliar.

Direktur Utama RISE, Budi Agusti, mengungkapkan bahwa kenaikan pada sisi top line tersebut dibarengi dengan keberhasilan perseroan dalam mencetak laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp97,2 miliar. Nilai laba tersebut melonjak drastis hingga 496 persen secara tahunan dibandingkan dengan perolehan tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp16,3 miliar.

Pihak manajemen menjelaskan bahwa pencapaian luar biasa ini juga didukung oleh laba bersih tahun berjalan yang mencapai angka Rp95,7 miliar pada tiga bulan pertama tahun 2026. Pertumbuhan yang mencapai lebih dari lima kali lipat dibandingkan Rp18,1 miliar pada kuartal I/2025 ini merupakan hasil nyata dari penerapan strategi efisiensi biaya serta optimalisasi portofolio proyek secara efektif.

Budi Agusti menambahkan bahwa keberhasilan kinerja keuangan ini merupakan buah dari kombinasi strategi pemasaran yang tepat sasaran dan pengelolaan biaya operasional yang sangat disiplin. Selain itu, kontribusi besar dari berbagai proyek unggulan yang dimiliki perseroan menjadi faktor pendorong utama dalam memperkuat posisi keuangan perusahaan di awal tahun ini.

Rincian Kinerja Keuangan RISE Kuartal I/2026

Indikator Keuangan Kuartal I/2025 Kuartal I/2026 Pertumbuhan (%)
Pendapatan Total Rp127,1 Miliar Rp173,1 Miliar 36%
Laba Bersih yang Diatribusikan ke Induk Rp16,3 Miliar Rp97,2 Miliar 496%
Laba Bersih Tahun Berjalan Rp18,1 Miliar Rp95,7 Miliar 428%
Pendapatan Segmen Real Estat Rp83,8 Miliar* Rp117,4 Miliar 40%
Pendapatan Segmen Perkantoran - Rp15,9 Miliar -

Dalam kurun waktu tiga bulan pertama di tahun 2026, Perseroan mampu mempertahankan tren pertumbuhan pendapatan yang bersumber dari kinerja segmen-segmen usaha utama mereka. Kontribusi yang berkelanjutan dari portofolio aset real estat dan properti komersial menjadi tulang punggung bagi stabilitas finansial perusahaan selama periode laporan tersebut.

Secara spesifik, pendapatan yang dihasilkan dari segmen real estat mengalami kenaikan pesat sebesar 40 persen secara tahunan hingga mencapai angka Rp117,4 miliar. Segmen ini memegang peranan krusial karena menyumbangkan sekitar 68 persen dari keseluruhan total pendapatan yang diterima oleh PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk.

Di sisi lain, lini bisnis perkantoran milik perseroan terus menunjukkan performa yang stabil dengan memberikan kontribusi terhadap pendapatan berulang atau recurring income yang konsisten. Tercatat bahwa pendapatan dari penyewaan dan pengelolaan ruang kantor ini memberikan tambahan dana sebesar Rp15,9 miliar bagi kas perusahaan.

Budi Agusti memandang bahwa momentum pertumbuhan yang positif ini merupakan bentuk validasi atas ketepatan strategi bisnis yang diimplementasikan oleh manajemen pusat. Fokus utama perusahaan dalam mempercepat proses monetisasi proyek serta meningkatkan kualitas pendapatan secara keseluruhan telah membuahkan hasil yang sesuai dengan target internal.

Melihat pencapaian yang solid di awal tahun, pihak manajemen merasa sangat optimis untuk dapat menjaga tren kenaikan kinerja ini secara berkelanjutan hingga akhir tahun. Perseroan berkomitmen untuk terus memperkuat strategi pengembangan di kawasan real estat terintegrasi yang mencakup sektor hunian, komersial, hingga kawasan industri.

Langkah strategis ke depan bagi RISE mencakup percepatan pengembangan cadangan lahan atau landbank yang terletak di lokasi-lokasi strategis di Indonesia. Perusahaan juga berencana untuk memaksimalkan pendapatan rutin melalui optimalisasi aset pada sektor properti investasi serta lini bisnis hospitality yang mereka kelola.

Direktur Utama meyakini bahwa dengan landasan fundamental yang kuat serta kemampuan adaptasi terhadap dinamika pasar, perseroan akan mampu mempertahankan tren positif sepanjang sisa tahun 2026. Target utamanya adalah memberikan nilai tambah yang maksimal dan berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham melalui kinerja operasional yang prima di setiap lini bisnis.

Disclaimer:
Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber: market.bisnis.com tanpa mengubah fakta pada artikel asli.